Berita Sungailiat

Jadi Lumbung Sayur Bangka, Dari Sayuran Warga Balunijuk Bisa Umroh hingga Beli Mobil

Berbagai jenis sayuran di daerah ini menjadi komoditi dan merupakan penghasilan masyarakat setempat

Jadi Lumbung Sayur Bangka, Dari Sayuran Warga Balunijuk Bisa Umroh hingga Beli Mobil
Istimewa/dokumen desa balunijuk
Perkebunan sawi milik petani balunijuk 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Balunijuk merupakan desa yang sangat berbeda dengan desa lain yang ada di Pulau Bangka yang terkenal dengan tambang timahnya.

Desa ini terkenal sebagai penghasil sayuran, bahkan dalam konteks daerah, desa ini diibaratkan sebagai lumbung sayur Bangka.

Berbagai jenis sayuran di daerah ini menjadi komoditi dan merupakan penghasilan masyarakat setempat yang menggantungkan hidup dengan bertani sayur.

Jenis sayur yang menjadi kebanggaan masyarakat Balunijuk sangat beragam, mulai dari jenis sayuran hijau hingga kacang - kacangan.

Hampir semua jenis sayuran khas Indonesia ada di daerah tersebut, seperti sawi hijau, kangkung, bayam, dan holtikultura lainnya, disamping itu ada jenis kacang-kacangan seperti kacang panjang, kacang buncis dan lainnya.

Hanya beberapa jenis sayuran yang belum bisa diproduksi oleh penduduk Balunijuk karena cuaca dan keadaan lingkungan seperti wortel, kol, dan kentang.

Desa yang panjangnya kurang lebih dua kilometer, dengan jumlah penduduk 5000 orang, yang di pimpin oleh Suwandi kades Balunijuk Kecamatan Merawang.

Suwandi menjelaskan untuk hasil panen di setiap petani hampir 150 - 200 kg/ lak (baris).Yang panjangnya sekitar 10 meter.

"kalau dijual harga untuk 150 kg adalah Rp 1,050,000/lak (baris) ini khusus sayuran sawi", ujar Suwandi.

Bukan hanya sawi saja namun bermacam-macam satu di antaranya selada itu perkilonya sekitar Rp 15.000/kg, kalau panennya sampai 150 kg/lak.

Lebih lanjut suwandi menjelaskan untuk satu petani saja hampir setenga hektar sampai satu hektar luas lahan yang di milikinya, dan setiap petani memiliki 10 lak (baris), setiap satu jenis sayuran.

Di Balunijuk ini sebagai central sayuran dari hasil yang mereka dapatkan, para petani bisa umroh, beli mobil, hingga bangun rumah.

"Sekarang Balunijuk ini sebagai sentral sayur di Bangka, dari hasil tani mereka bisa umroh, beli mobil, dan bangun rumah "pungkasnya.
(Bangkapos/Yuranda)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved