Penyebab Indonesia Jadi Tujuan Peredaran Narkoba Mancanegara hingga Harga Naik 'Berlipat-lipat'

Kepala Bagian Humas BNN, Sulistyo Pudjo Hartono mengatakan selama ini Indonesia masih menjadi negara tujuan peredaran narkoba.

Penyebab Indonesia Jadi Tujuan Peredaran Narkoba Mancanegara hingga Harga Naik 'Berlipat-lipat'
istimewa
ilustrasi narkoba 

BANGKAPOS,COM - Kepala Bagian Humas BNN, Sulistyo Pudjo Hartono mengatakan selama ini Indonesia masih menjadi negara tujuan peredaran narkoba.

Menurutnya, tingkat permintaan narkoba di Indonesia masih sangat tinggi, sehingga membuat harga narkoba di Indonesia cukup mahal.

"Karena ini ada karena kebutuhan pasar, supply and demand. Sangat ekonomis sekali," ungkap Pudjo di Pusdiklat BNN, Lido, Jawa Barat, Senin (25/2/2019).

Pudjo menjelaskan, narkoba yang beredar di Indonesia rata-rata berasal dari kawasan Segitiga Emas, yakni Laos, Myanmar, Thailand, serta dari Afghanistan.

Harga narkoba dari negara-negara tersebut mengalami kenaikan hingga berkali-kali lipat ketika sudah sampai di tanah air.

"Harga di tempat produksi itu contohnya Rp 20 ribu sampai di kita menjadi Rp 1,5 juta, jadi berlipat-lipat," ungkap Pudjo.

Menurut Pudjo, hal ini yang membuat para sindikat narkoba berlomba-lomba untuk mengedarkan narkoba di Indonesia.

Selain itu, saat ini juga menjadi wilayah transit narkoba sebelum sampai Australia. 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BNN Ungkap Faktor Penyebab Produsen Narkoba Mancanegara 'Berlomba-lomba' Jual Produk di Indonesia

 
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved