Berita Belitung

Kapal Yacht Australia Kirim Sinyal Distress ke Basarnas, Begini Kronologi dan Proses Evakuasinya

Kapal tersebut terkatung-katung di perairan Pulau Buntar, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung.

Kapal Yacht Australia Kirim Sinyal Distress ke Basarnas, Begini Kronologi dan Proses Evakuasinya
Ist/Dokumentasi Basarnas Pos SAR Belitung
Tim Gabungan, Senin (25/2/2019) ketika melakukan evakuasi terhadap kapal yacht bernama Sea Wold dari Australia. 

BANGKAPOS.COM  - Kapal yacht bernama Sea Wold dari Australia, Sabtu (23/2/2019) sekitar pukul 10.00 WIB sempat mengirimkan sinyal distress kepada BBC Basarnas Pusat.

Sinyal itu memberikan informasi, kapal tersebut sedang berada diperairan Pulau Bawean, Jawa Timur menuju perairan laut Pulau Belitung yang tengah mengalami kerusakan mesin. 

Informasi itu, lantas diteruskan kepada Basarnas Pangkalpinang dan diteruskan kembali ke Pos SAR Belitung. Namun selang beberapa waktu, kapal yacht yang dikemudikan oleh warga negara asing (WNA) Paul J Sabila tersebut, kembali memberikan informasi melalui sinyal distress, bahwa kapal itu sudah bisa digunakan.

Selama perjalan hendak menuju perairan Batam, Senin (25/2) kapal ini kembali bermasalah dan mengirimkan sinyal distress kepada BBC Basarnas Pusat. Sinyal itu memberikan kabar mengalami kerusakan mesin menuju pulau Belitung.

"Setelah itu kami pukul 20.00 WIB kami langsung berkoordinasi dengan TNI AL, Imigrasi, Beacukai, KSOP dan Polair untuk melakukan penarikan. Pukul 16.20 WIB kami langsung berangkat dan tiba di lokasi pukul 21.30 WIB," kata Kepala Pos SAR Basarnas Pulau Belitung Rahmatula Hasim kepada posbelitung.co, Selasa (26/2/2019).

Kapal tersebut terkatung-katung di perairan Pulau Buntar, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung. Tepatnya ditemukan pada titik koordinat Latitude -3*8"0" Longitude +107*20'17".

Tiba di lokasi tersebut, petugas gabungan langsung melakukan evakuasi terhadap kapal itu pada pukul 00.20 WIB dan tiba dipelabuhan KJUB Tanjungpandan pukul 08.00 WIB kemarin (Selasa).

"Selanjutnya kapal itu kami serahkan kepada pihak berwajib untuk melakukan pengecekan lebih lanjut. Termasuk pemilik kapal nya kami serahkan kepada Imigrasi. Pada saat pertama kali kami temukan, yang bersangkutan (pemilik kapal) hanya sendiri dan dalam keadaan sehat," ucapnya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved