Berita Pangkalpinang

Pemkot Ingin Bangun Sinergitas dengan Pemprov Babel dalam Membangun Pangkalpinang

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) mengatakan, pihaknya ingin membangun sinergitas dengan Pemerintah Provinsi

Pemkot Ingin Bangun Sinergitas dengan Pemprov Babel dalam Membangun Pangkalpinang
BANGKA POS / DEDY QURNIAWAN
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) mengatakan, pihaknya ingin membangun sinergitas dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dalam membangun Pangkalpinang.

"Apa-apa yang kami kerjakan ke depan itu harus bersinergi. Ini harus diketahui sampai ke tingkat lurah dan camatnya," kata Molen seusai rapat koordinasi lintas instansi membahas pembangunan Pangkalpinang di ruang OR, Kantor Wali Kota, Senin (28/2/2019).

Dia bilang, pihaknya membutuhkan banyak dana untuk membangun Pangkalpinang sesuai yang dicita-citakan. Karena itu Pemprov Babel perlu digandeng untuk meminta bantuan.

"Hari ini bukan main-main bantuan gubernur untuk kami. Kalau dihitung uangnya, sudah berapa miliiar Pangkalpinang dibantu untuk 2019 dan 2020," ucap Molen.

Pada rakor yang digelar, banyak permasalahan dibahas seperti penanganan banjir dan kemacetan. Hal lain yang juga dibahas adalah rencana bantuan perumahan dan konsep pedistrian di ibu kota Provinsi Babel ini.

Dari banyak hal itu, Molen mengatakan, pihaknya ingin fokus penataan kota dan penanggulangan banjir. Ini adalah fokus dirinya dalam waktu dekat.

Molen mengatakan, permasalahan pada penataan kota yang menyangkut sarana dan prasarana infrastruktur di ibu kota adalah minimnya koordinasi antara berbagai pihak. Menurutnya, kerap terjadi saling lempar kewenangan antara pusat, provinsi dan kota.

"Saling tuding. Hari ini jelas jadi, ini tugas provinsi, ini tugas negara, ini tugas kota. Semua itu terintegrasi. Ini soal sarana dan prasarana, infrastrukur katanya," ucap dia.

Selain itu dia mengatakan, Pangkalpinang tidak mungkin melakukan penanggulangan banjir tanpa bantuan banyak pihak.

"Mati kami kalau mau dikerjakan sendiri. Duit dari mana. Sekarang bantuan dari provinsi itu bisa, dari pusat tadi, dari balai, Kementerian SDA, Pemukiman. Ini luar biasa, itu dari luar semua dananya ini harus kami kejar," beber Molen.

(BANGKAPOS.COM / dedyqurniawan).

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved