Berita Pangkalpinang

19 Tersangka Pengedar Narkotika Diringkus Dalam Waktu Dua Bulan

Komitmen memberantas tuntas penyalahgunaan narkotika di wilayah Pangkalpinang, sebanyak 19 tersangka berhasil dijaring satuan narkoba Polres Pangkalpi

19 Tersangka Pengedar Narkotika Diringkus Dalam Waktu Dua Bulan
Ist/satnarkoba polres pangkalpinang
Barang bukti sabu yang diamankan 

BANGKAPOS.COM  - Komitmen memberantas tuntas penyalahgunaan narkotika di wilayah Pangkalpinang, sebanyak 19 tersangka berhasil dijaring satuan narkoba Polres Pangkalpinang selama Januari hingga Februari 2019.

Dari tangan para tersangka, ditotalkan sabu yang didapatkan sebanyak 33,08 gram atau senilai Rp 54 juta dan ganja seberat 8,53 gram senilai Rp 150 ribu.

Kasat narkoba Polres Pangkalpinang, AKP Rudolf Sitorus, menyatakan, rata-rata dari tersangka merupakan residivis yang keluar masuk bui akibat kasus hukum yang sama. Ke 19 orang tersangka merupakan laki-laki yang berusia diatas 20 tahun. Belasan tersangka itu pun sudah melalui proses tahap 1 penyidikan oleh kejaksaan negeri Pangkalpinang. Setelah menyelesaikan berkas perkara dengan waktu maksimal 20 hari, kemudian tersangka dilimpahkan ke Kejari.

"Harus benar-benar dilakukan penyelidikan terhadap bandar atau target operasi kita ini. Fokus dan diselidiki dulu informasi tersebut keakuratannya. Setelah iya, langsung kita sergap untuk penangkapan. Makanya setelah dapat satu tersangka, kami lakukan pengembangan lagi agar yang diatas-atas mereka ini bisa diamankan juga." kata AKP Rudolf, mewakili Kapolres Pangkalpinang, AKBP Iman Risdiono Septana, Rabu (27/2/2019).

Rudolf menuturkan, modus para pengedar narkoba ini dengan cara mentransfer uang ke bandar, kemudian mengambil barang haram tersebut di suatu tempat yang sudah diarahkan dalam percakapan telepon. Barang haram yang akan diambil pun sudah diletakkan di tempat tertentu sesuai arahan bandar.

"Biasanya mereka ini setelah dijanjikan ketemu di suatu tempat, barang diambil, nomor telpon si bandar langsung tidak akif lagi. Itu yang menjadi kendala kami, kadang mereka ditelpon lagi tidak aktif. Ada juga tersangka yang ditangkap setelah kita tanya dia hanya tau nama saja tidak tau orangnya. Makanya kami harus melakukan penyelidikan ini dengan betul-betul." jelas Rudolf.

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved