Tahun Ini Tiga Parpol di Babel Terancam Tak Dapat Bantuan Politik

Tiga parpol terancam tidak mendapatkan dana batuan politik, lantaran belum menyerahkan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana parpol tahun 2018

Tahun Ini Tiga Parpol di Babel Terancam Tak Dapat Bantuan Politik
Bangka Pos/Krisyanidayati
Kasubbit Fasilitasi Kelembagaan Politik Pemerintahan dan Partai Politik, Efyrza Dasril. 

BANGKAPOS.COM - Sebelas partai politik yang memiliki kursi di DPRD mendapatkan dana bantuan partai politik setiap tahunnya dari pemerintah Provinsi Bangka Belitung sebesar Rp 1.048,044,172 yang diperuntukkan bagi 11 parpol.

Bantuan yang diberikan ini bervariasi setiap parpol, yang ditentukan berdasarkan jumlah suara sah pada pemilu tahun 2014, dengan harga satu suara Rp1.708.

Tahun ini, ada tiga parpol terancam tidak mendapatkan dana batuan politik, lantaran belum menyerahkan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana parpol tahun 2018 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Kasubbit Fasilitasi Kelembagaan Politik Pemerintahan dan Partai Politik Kesbangpol Babel, Efyrza Dasril menyebutkan tiga parpol yang belum menyerahkan laporan pertanggungjawabannya seperti PDIP, PBB dan Hanura.

Lelaki yang kerap disapa Dasril menjelaskan seyogyanya laporan pertanggungjawaban ini akan harus diserahkan pada 31 Desember.

"Kami sudah mengingatkan secara lisan,  menyurati dan menegur parpol, untuk segera menyampaikan laporan pertanggungjawabannya, karena ini sudah akhir Februari," ujarnya, Rabu (27/2/2019).

Laporan Pertanggungjawaban ini, menjadi salah satu syarat untuk dapat mengajukan bantuan parpol. Setelah parpol menyerahkan laporan pertanggungjawaban, BPK akan langsung melakukan pemeriksaan yang memakan waktu sekitar tiga-enam bulan. Setelah itu baru dikeluarkan hasil audit BPK dalam bentuk laporan hasil pemeriksaan (LHP).

"LHP inilah yang mejadi syarat untuk parpol untuk mengajukan ke gubernur untuk mendapatkan jatah banpol, artinya kalau tidak melaporkan mereka terancam enggak bisa menerima bantuan tahun ini," urainya.

Menurutnya, beberapa tahun belakangan tidak ada parpol yang tidak menyerahkan laporan pertanggungjawaban, pasalnya bisa merugikan parpol itu sendiri.

"Bantuani ini bisa hangus kalau mereka enggak menyerahkan laporan pertanggungjawaban. Kami sudah surati dan kami tidak bida ikut campur banyak soal kenapa mereka belum menyerahkan jika itu berkaitan dengan internal parpol," ujarnya. (BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)

Berikut Besaran Bantuan Parpol yang didapatkan setiap parpol yakni, 

1.PDI-P, dengan jumlah 10 kursi dan 138.364 suara, sebesar Rp 236.325.712.
2. Golongan Karya (Golkar) 7 kursi dan 84.331 suara sebesar Rp 144.037.348.
3. Persatuan Pembangunan (PPP) 6 kursi, 58.338 suara sebesar Rp 99.641.304.
4. Gerindra 5 kursi sebanyak 49.657 suara sebesar Rp 84.814.156
5.  Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 4 kursi suara 50.135 suara sebesar  Rp 85.630.580
6.  Partai Demokrat 3 kursi 48.601 suara, sebesar Rp83.010.508
7. Partai Amanat Nasional (PAN) 3 kursi 38.571 suara sebesar Rp 65.879.2 68
8. Hati Nurani Rakyat (Hanura) 2 kursi 42.054 sebesar Rp 71.828.232
9.  Partai Nasdem 2 kursi, 39.199 suara sebesar Rp 66.951.892
10. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 2 kursi, 29.634 suara, sebesar Rp 50.614.872
11. Partai Bulan Bintang (PBB) 
12. 1 kursi 35.735 suara sebesar Rp 59.310.300.

Sumber: Kesbangpol Babel. (BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved