54 Relawan Babel Berangkat ke Lampung Salurkan Bantuan Masyarakat Babel

Sebanyak 54 orang relawan yang tergabung dalam Babel Peduli berangkat ke Lampung untuk menyampaikan bantuan

54 Relawan Babel Berangkat ke Lampung Salurkan Bantuan Masyarakat Babel
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Foto bersama keberangkatan 54 relawan Babel ke Lampung selatan di depan Kantor Gubernur Babel, Kamis (28/2/2019). 

BANGKAPO.COM, BANGKA - Sebanyak 54 orang relawan yang tergabung dalam Babel Peduli berangkat ke Lampung untuk menyampaikan bantuan masyarakat Babel kepada korban tsunami di Lampung, Kamis (28/2/2019).

Keberangkatan ini dilepas langsung oleh Staf Ahli Bidang Hukum Politik dan Pemerintah, Syahrudin di depan kantor Gubernur Babel.

Tim relawan berangkat menggunakan 14 kendaraan, yang merupakan kerjasama dengan komunitas volkswagen dan jeep untuk menyalurkan bantuan.

"Kita membawa 54 orang relawan dengan 14 mobil, VW ada 3, jeep ada 5, BPBD 4, ambulance 1, dan inova 2, ini berangkat menggunakan kapal laut," kata Mikron, Kamis (28/2/2019).

Ia menyebutkan, tim relawan akan melakukan berbagai kegiatan selama tiga hari disana yakni membangun Taman Pendidikan Al Qur'an, memberikan alat komunikasi RIG, penghijauan, dan sosialisasi kebencanaan ke sekolah-sekolah, dan trauma healing.

"Kegiatan di sana tiga hari, empat harinya di perjalanan. Kita menyampaikan bantuan dari masyarakat melalui Babel Peduli, perbaikan TPA rusak, alat komunikasi RIG karena kan kalau tsunami kan listrik mati, penghijauan kita menanam seperti duren, jeruk kunci, mangrove, dan kegiatan terakhir  ditutup dengan Jalan Sehat, ada tim dari kampung dongeng yang akan memberikan psiko sosial," katanya.

Ia menyebutkan, bantuan yang terkumpul melalui Babel Peduli dari berbagai elemen masyarakat  sebanyak Rp 270 juta.

"Bantuin inilah yang kita salurkan, ini tidak dalam bentuk uang tapi perbaikan fasilitas. Nanti juga akan ada jalan sehat akan diikuti sekitar 1000 orang,  ada dorprize yang isinya peralatan rumah tangga seperti panci, karena kan mereka habis kehilangan barang-barangnya setelah tsunami," katanya.

(BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved