Berita Sungailiat

RSJ Babel Siapkan 152 Tempat Tidur Bagi Pasien Gangguan Jiwa

Sarana prasarana peralatan dan sumber daya manusia disini cukup lengkap untuk melayani dan mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diharapkan

RSJ Babel Siapkan 152 Tempat Tidur Bagi Pasien Gangguan Jiwa
bangkapos/edwardi
dr H Andri Nurtito MARS, Dirut RSJ Babel. 

BANGKAPOS.COM  -- Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Kep. Bangka Belitung saat ini menyediakan sebanyak 152 bed (tempat tidur) bagi para pasien gangguan jiwa rawat inap, baik di kelas 1, kelas 2 dan kelas 3 baik untuk pasien umum maupun BPJS Kesehatan.

Sementara dalam menghadapi pemilu 2019 ini, RSJ Babel tidak memiliki persiapan khusus untuk mengantisipasi adanya para calon legislatif (caleg) yang stres atau gangguan kejiwaan karena tidak berhasil terpilih menjadi anggota legislatif

Hal ini diungkapkan dr H Andri Nurtito MARS, Dirut RSJ Babel yang ditemui bangkapos com, Kamis (28/02/2019) di kantornya.

" RSJ Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sesuai dengan tugas dan fungsinya yaitu memberikan pelayanan yang terbaik untuk pasien gangguan jiwa dan pasien ketergantungan narkotika, psikotropika dan zat-zat adiktif lainnya, kami selalu siap melayani masyarakat, apakah itu para caleg maupun lainnya," kata Andri

Ditambahkannya, sarana prasarana peralatan dan sumber daya manusia disini cukup lengkap untuk melayani dan mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diharapkan

"Secara khusus kita tidak menyiapkan ruangan, sarana prasarana, dan SDM khusus untuk melayani para caleg yang mengalami stres atau gangguan jiwa sebelum dan sesudah even pemilu ini. Kita hanya menyiapkan secara umum saja seperti kondisi biasanya," ujarnya.

Dijelaskannya, RSJ Babel menyiapkan pelayanan secara umum, baik itu pasien nonpsikotik atau pasien yang masih memiliki orientasi baik sehingga cukup melakukan konsultasi dengan psikolog saja di Psikologi Klinis

"Sedangkan untuk pasien psikotik atau pasien yang mengalami gangguan orientasi atau gangguan jiwa berat akan ditangani psikiater untuk " jelasnya.

Diharapkannya, usai even pemilu nanti tidak ada peningkatan jumlah pasien gangguan jiwa di Bangka Belitung, meskipun banyak para caleg yang gagal duduk di kursi legislatif.

"Memang kami memiliki target kerja bahwa setiap pasien gangguan jiwa itu jangan sampai terlantar atau tidak terurus, jadi harus kita tangani dengan sebaik-baiknya," tukasnya. (BANGKAPOS.COM/EDWARDI)

Penulis: edwardi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved