Advertorial

Kerajinan Resam Desa Kacung Bernilai Jual Tinggi

Masyarakat Desa Kacung, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat benar-benar memanfaatkan tanam tumbuhan yang ada di sekitar mereka.

Kerajinan Resam Desa Kacung Bernilai Jual Tinggi
Dok. Pemdes Kacung
Kopiah resam produk warga Desa Kacung 

BANGKAPOS.COM - Masyarakat Desa Kacung, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat benar-benar memanfaatkan tanam tumbuhan yang ada di sekitar mereka.

Seperti tumbuhan resam yang hidup di hutan diolah sebagian masyarakat setempat menjadi kerajian, seperti kopiah hingga tas bernilai ekonomis.

Harga jualnyapun cukup fantastis, satu kopiah pernah dihargai Rp 2 juta tergantung barang yang dipilih dan tingkat kerumitan pembuatannya.

“Kalau harga kopiah resam ini bervariasi, ada yang standar namun ada juga yang mahal, tergantung pilihan,” ungkap Kepala Desa Kacung, Suhardi.

Suhardi menerangkan, kopiah resam merupakan satu diantara potensi yang ada di desanya. Selain itu ada madu hingga jamur pelawan, perkebunan seperti sawit, karet, lada dan sebagainya.

Masyarakat juga kini mulai antusias menanam padi sawah. Masing-masing kepala keluarga mendapatkan seperempat lahan untuk ditanam padi. Hasilnyapun cukup menjanjikan, sebagian dari mereka pernah mendapatkan 12 karung dari lahan tersebut.

“Saat ini ada 104 Hektare (Ha) lahan sawah di desa kami, yang produktif 80 Ha. Itu sawah tadah hujan, masyarakat sangat antusias menanam padi di sawah tersebut,” terang bapak dua anak ini.

Dilanjutkannya, potensi lainnya yang sudah turun temurun dilaksanakan yakni sedekah kampung. Biasanya pelaksanaan kegiatan ini usai Hari Raya Idul Adha.

Kegiatannyapun beragam, seperti khataman Alquran, kesenian seperti silat, dambus hingga arak-arak keliling desa, dengan tujuan untuk mempererat silaturahmi juga ucapan rasa syukur atas hasil pertanian masyarakat yang melimpah.

“Biasanya pejabat peme­rintah pasti hadir, suasananya seperti Lebaran, momen spesialnya pas waktu arak-arakan, biasanya dilombakan. Para peserta dengan antusias membuat kereta arak-arak pembeda dengan lainnya,” kata Suhardi.

Kopiah resam produk warga Desa Kacung
Kopiah resam produk warga Desa Kacung (Dok. Pemdes Kacung)
Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved