Kriminalitas

VIDEO: Oknum Guru Honor SMPN Sungailiat Bangka Cabuli Siswinya

Dunia pendidikan di Sungailiat Bangka tercoreng lagi. Seorang oknum guru honor di sebuah SMPN di daerah ini, ditangkap.

BANGKAPOS.COM -- Dunia pendidikan di Sungailiat Bangka tercoreng lagi. Seorang oknum guru honor di sebuah SMPN di daerah ini,  ditangkap. Oknum berinisial UT (30) tersebut diduga mencabuli siswinya sendiri, sebut saja nama korban Bunga (12).

Kapolres Bangka AKBP Budi Arianto diwakili Kasat Reskrim AKP Rio RP kepada Bangka pos, Jumat (1/3/2019)
menjelaskan kronologis penangkapan pelaku.

"Berdasarkan LP (laporan korban pada polisi) LP 2,3 dan 4 tanggal 18 Februari 2019 telah terjadi tindak pidana pencabulan diduga dilakukan oleh saudara UT (30), pekerjaan honorer guru di SMP Negeri di Sungailiat," kata Kasat.

Kejadian terjadi di rumah pelaku. Korban diundang datang ke rumahnya, karena alasan ingin latihan sebuah mata pelajaran. "Korban umur 12 tahun, modusnya pertama kali korban diundang ke rumah pelaku untuk alasan latihan O2SN," katanya.

Kemudian pada saat korban sudah berada di rumah pelaku, korban dibujuk rayuan. Saat itulah pelaku melakukan pencabulan pada anak muridnya sendiri.

"Korban dibujuk dengan serangkaian perkataan dan disuruh duduk di atas perut pelaku. Kemudian pelaku memegang bagian paha atas korban, bagian belakang," katanya.

Tak hanya itu, pelaku menyuruh korban masuk ke dalam kamar untuk melakukan hal yang sama. Aksi pencabulan ini terungkap, karena ada pihak yang mengetahui setelah photo pelaku dan korban menjadi viral di media sosial.

'Yang jelas, diduga pelaku mengesekan alat kelamin pelaku ke bagian paha atas korban," katanya.

Sampai saat ini kata Kasta, baru satu korban yang datang melapor. Apakah ada atau tidak korban lain, belum dapat dipastikan.

"Kemudian untuk pasal yang kita sangkakan adalah Pasal 82 Ayat 2 Undang-Undang tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, ancaman 15 tahun penjara ditambah sepertiga pada ayat 2," jelas Kasat

Sementara itu, pelaku ditangkap setelah orangtua korban datang melapor ke Unit PPA Satreskrim Polres Bangka, 18 Februari 2019. Oknum guru honorer ini disergap di sebuah warung, tak jauh dari Mapolres Bangka.

Mengenai laporan orantua orban, diakui oleh Tersangka Pelaku, UT (30) ketika ditemui Bangka Pos, Jumat (1/3/2019) di Mapolres Bangka. Didampingi Kasat Reskrim. AKP Rio RP dan Kabag Ops Kompol S Sophian, tersangka mengaku hanya iseng. "Saya cuma iseng," katanya. (Bangka Pos/Ferylaskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved