Tanam Ganja di Pekarangan Rumah untuk Obati Penyakit Ibunya, Pemuda Ini Ditangkap Polisi

Sat Res Narkoba Polres Banyumas menangkap Sutikno (39) dan Iqbal (27), warga Banyumas, Jawa Tengah, terkait kasus penanaman pohon ganja

Tanam Ganja di Pekarangan Rumah untuk Obati Penyakit Ibunya, Pemuda Ini Ditangkap Polisi
Facebook Humas Polda Metro Jaya
Ilustrasi dua pohon ganja 

BANGKAPOS.COM - Sat Res Narkoba Polres Banyumas menangkap Sutikno (39) dan Iqbal (27), warga Banyumas, Jawa Tengah, terkait kasus penanaman pohon ganja, di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (27/2/2019).

Oknum Polisi Jadi Bandar Narkoba, Ditangkap Saat Pesta Sabu Bersama 2 PNS

Keduanya ditangkap karena terbukti menanam dan memilihara tanaman ganja. Tanaman terlarang tersebut ditanam di media pot kecil dan polybag.

Saat Digerebek, 3 Oknum Polisi Ini Lagi Nyabu Bersama Seorang Wanita di Kamar Hotel

Daun ganja kering yang dipanen tersangka Iqbal dipergunakan untuk membuat teh sebagai obat orangtuanya yang menderita penyakit gula.

2 Oknum Guru Ini Kerap Nyabu Sebelum Mengajar, Gaji Habis untuk Beli Narkoba

"Kurang lebih ada 15 biji bibit ganja yang disemai di dalam polybag bersebelahan dengan pohon cabai. Tersangka menanam di sekitar pekarangan rumahnya," ujar Kasat Narkoba Polres Banyumas AKP Endang Sri Wahyuni, Kamis (28/2/2019).

Endang mengatakan,  Unit Sat Narkoba Polres Banyumas awalnya mendapatkan informasi bahwa di salah satu rumah di Desa Panembangan terdapat warga yang memilki tanaman ganja.

Remaja 16 Tahun, Habisi Ibu dan Neneknya Hanya karena Tersinggung, 5 Warga Ikut Ditikam

Atas laporan tersebut kemudian dilaksanakan penyelidikan dan akhirnya didapati dua tanaman ganja setinggi 68 sentimeter dan 20 sentimeter di dalam pot. Langsung saja Sutikno, pemilik rumah segera di ringkus ke polisi.

Tidak beberapa lama setelah penangkapan Sutikno, pada pukul 21.30 WIB, polisi kembali menangkap tersangka pria atas nama  Iqbal di Desa Sokawera, Cilongok.

Iqbal ditangkap karena terbukti memilki sebuah pohon ganja setinggi 45 sentimeter yang ditanam di media tanam polybag.

Sutikno dan Iqbal berikut barang bukti dibawa ke Sat Narkoba Polres Banyumas guna mendapatkan keterangan lebih lanjut.

Iqbal mengaku mendapatkan biji ganja dari membeli melalui media online yaitu Facebook. Dia membeli bibit ganja kering seberat 0,5 gram seharga Rp 150.000.

 "Tersangka sudah menanam sejak September 2018, kemudian sudah memetik 10 helai daun ganja untuk disangrai," tambahnya.

Setelah itu dia memisahkan bijinya, sebagian sudah dia tanam sendiri dan sebagian diberikan kepada Sutikno untuk juga ditanam.

Iqbal mengaku daun ganja kering yang dipanen juga dipergunakan untuk membuat teh sebagai obat orangtuanya yang menderita penyakit gula.

Pasal yang sangkakan kepada para pelaku yaitu pasal 111 ayat 1, UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yaitu setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika golongan I dalam bentuk tanaman akan dipenjara paling sedikit empat tahun penjara dan paling lama 12 tahun. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Ingin Obati Orang Tuanya dengan Teh Ganja, Pemuda di Banyumas Ini Tanam Ganja di Pekarangan Rumah


Editor: Herru W
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved