Berita Pangkalpinang

Disperindag Babel Bakal Gelar 49 Kali Pasar Murah Tahun Ini

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui dinas perdagangan dan perindustrian akan melaksanakan 49 kali pasar murah sepanjang tahun 2019

Disperindag Babel Bakal Gelar 49 Kali Pasar Murah Tahun Ini
Bangka Pos/Krisyanidayati
Riza Aryani. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui dinas perdagangan dan perindustrian akan melaksanakan 49 kali pasar murah sepanjang tahun 2019 ini.

45 pasar murah akan difasilitasi menggunakan APBD dan empat kali dibantu oleh APBN. Pasar murah ini akan dilaksanakan di tujuh kabupaten/kota yang akan dimulai pada Maret hingga Desember pada hari besar keagamaan.

Adanya pasar murah ini selain untuk menekan inflasi, juga dapat membantu masyarakat mendapatkan sembako, daging, dan kebutuhan primer lainnya disaat hari besar keagamaan.

"Dalam menghadapi hari besar keagaaman kita sudah mulai berjaga dari maret, karena ada beberapa hari besar keagamaan. Di Babel banyak lebarannya seperti ruahan, maulid nabi yang kadang kebutuhan ayam pada daerah itu lebih besar dibandingkan idul fitri," kata Kabid Perlindungan Konsumen dan kemetrologian, Riza Aryani mewakili kepala Dinas Perdagangan Babel, akhir pekan lalu.

Riza membeberkan pasar murah ini akan dilaksanakan 17 kali di Pangkalpinang, Bangka 9 kali, Bangka Tengah 5 kali, Bangka Selatan 5 kali, Bangka Barat 5 kali, Belitung 3 kali dan Belitung Timur 1 kali.

"Selain kita, nanti dari APBN ada 4 kali tahun ini. Jumlah ini bisa lebih karena kadang dibantu juga dengan pihak swasta atau instansi vertikal," katanya.

Dalam melaksanakan pasar murah, Disperindag bekerjasama dengan distributor sembako di Babel dan instansi terkait, sehingga harga yang diberikan akan lebih murah dan dijual dengan harga distributor.

Tak hanya pasar murah, pemerintah kabupaten juga menggelar operasi pasar menjelang hari besar keagamaan. Operasi Pasar ini hanya untuk kelompok masyarakat tertentu dan ini dibantu oleh APBD Kabupaten.

Operasi pasar ini untuk menjaga stabilitas harga, menjaga kelancaran distribusi barang, dan mengedukasi masyarakat untuk berbelanja secukupnya.

"Kabupaten juga melakukan operasi pasar menjelang hari raya kepada masyarakat berpenghasilan rendah," katanya.

(BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved