Berita Pangkalpinang

Pejabat Pemprov Babel Tandatangani Pernyataan Tidak Selingkuh

Selingkuh disebut menjadi sumber permasalahan yang akan menimbulkan permasalahan lainnya, yang dapat merugikan dirinya sendiri.

Pejabat Pemprov Babel Tandatangani Pernyataan Tidak Selingkuh
Dokumen Bangka Pos
Seluruh pejabat pemerintahan dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menandatangi fakta integritas dan perjanjian kinerja yang disaksikan oleh Gubernur Babel Erzaldi Rosman dan Wakil Gubernur Babel, Abdul fatah usai upacara mingguan di Halaman kantor Gubernur Babel, Senin (4/3/2019). 

BANGKAPOS.COM - Salah satu point dari Pakta integritas yang ditandatangi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di pemerintah Provinsi Bangka Belitung, tidak berselingkuh.

Gubernur Babel, Erzaldi Rosman, mengatakan adanya point ini dinilai penting agar para ASN dapat membentengi diri tidak berbuat yang dapat merugikan dirinya sendiri.

"Iya salah satu pointnya, tidak boleh selingkuh. Selingkuh ada dimana-mana. Salah satu faktor menyebabkan orang berbuat sesuatu melebihi kemampuanya itu karena faktor selingkuh," kata Erzaldi usai menyaksikan penandatangan fakta integritas, Senin (4/3/2019).

Dirinya menyebutkan, selingkuh ini menjadi sumber permasalahan yang akan menimbulkan permasalahan lainnya, yang dapat merugikan dirinya sendiri.

"Saya ambil contoh membangun satu keluarga, kebutuhannya pasti biasa-biasa saja, dan ini cukup. Kalau selingkuh ini dia pasti akan berbuat sesuatu yang diinginkan orang yang diselengkuhi itu. Pasti berbuat lebih, saya sangat yakin naluri orang akan memenuhi itu, dengan segala keterbatasan dan tidak mampu memenuhi ini akan jadi sumber masalah cara sana cari sini dan melakukan yang tidak benar," tegasnya.

Ia menyebutkan, pakta integritas ini dilakukan secara langsung dihadapan para ASN sebagai implementasi dari penandatangan pakta integritas ini.

"Pakta integritas ini sesuatu yang diatur dan kita lakukan di saat upacara dan langsung action pendisiplinan ASN, kita lakukan sidak bagian apa yang ditandatangi, bukan hanya berarti menandatangi lalu ditinggal begitu saja, dengan adanya pakta integritas kepala OPD dan ASN di Babel lebih fokus dan menjabarkan apa yang menjadi tugas dan kewajiban mereka," katanya.

Ia berhsrap, dengab reward dalam bentuk TPP yang diberikan bagi ASN, para ASN dituntut untuk memberikan kinerja terbaiknya.

"Ada beberapa point yang disepakati untuk kedisiplinan untuk lebih melayani secara optimal kepada masyarakat.  Kita berharap, dengan adanya pakta ini kinerja ebih baim dan melayani," katanya.

Salah satu Kepala OPD, Noviar Ishak menyebutkan menyambut baik ini pakta integritas ini termasuk yang selingkuh.

"Kita sangat setuju dan ini normatif, kita setuju saja. Memang betul enggak boleh selingkuh dan penggunaan narkoba karena ini tidak bisa ditolerir," katanya. (Bangka Pos/Krisyanidayati)

Berikut Isi Pakta Integritas
1. Berperan secara proaktif dalam upaya mencegah dan memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme
2. Bersikap transparan jujur objektif akuntabel, disiplin khususnya tepat waktu dalam bekerja dan membudayakan sikap melayani
3. Menjaga sopan santun etika dan menghindari pertentangan kepentingan (konflik of interest)
4. Sanggup menjadi teladan, motivator mediator, dan sebagai pembimbing bagi bawahan
5. Sanggup memberikan reward dan punishment kepada bawahan secara berjenjang berupa surat peringatan bagi yang melanggar disiplin
6. Membuat dan melaksanakan minimal dua inovasi
7. Tidak berselingkuh
8. Tidak terlibat penyalahgunaan narkoba, judi, dan perbuatan tercela lainnya
9. Menerima sanksi yang sudah ditetapkan oleh pimpinan. 

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved