Berita Pangkalpinang

Sekda Babel Belum Pastikan Besaran Kenaikan Gaji Honorer Pemprov, Beredar Kabar Naik Jadi Segini

Salah satu ASN di lingkungan pemprov Babel yang enggan disebutkan namanya, menyebutkan dirinya sudah mendengar selentingan kenaikan ini

Sekda Babel Belum Pastikan Besaran Kenaikan Gaji Honorer Pemprov, Beredar Kabar Naik Jadi Segini
Bangka Pos/Krisyanidayati
Sekda Babel, Yan Megawandi 

BANGKAPOS.COM  - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yan Megawandi belum dapat membeberkan besarana kenaikan gaji honorer di lingkungan Pemprov Babel yang direncanakan akan mulai pada April mendatang.

Yan menyebutkan, saat ini pihaknya masih melalukan kajian besaran kenaikan ini disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

"Kita masih mengkaji berapa besaran kenaikannya. Konsep dalam pendapatan ini kan ada pendapatan dan pengeluaran. Ini yang kita kaji, harus ada pengelolaan baik dari sisi pendapatan atau pengeluarannya," kata Yan, Senin (4/3/2019).

Yan mencontohkan, misalnya dari sisi pengeluaran pihaknya masih bisa mengurangi pengeluaran para honorer dengan membayar BPJS kesehatan.

"Pendapatan kan ada dua pengeluaran dan pendapatan, kita bisa rem pengeluaran mereka misalnya membayarkan BPJS kesehatan selama ini kan masuk ke pengeluaran mereka. Dengan begitu, kan pendapatan mereka tidak berkurang," katanya.

Menurutnya, kemampuan pengelolaan pengeluaran ini yang harus betul-betul dikaji oleh pemerintah.

"Aspek kemampuan pendapatan dan mengelola pengeluaran, kami coba formula ini supaya kenaikan berdampak positif terhadap produktivitas dan mempertimbangkan kesejahteraan orang," katanya.

Disinggung, ancang-ancang besar kenaikan ia menyebutkan pihaknya masih mengkaji hal ini.

"Kita belum bisa pastikan besarannya masih  terus finalisasi menghitung dulu berapa besaran disesuaikan kemampuan keuangan daerah," katanya.

Salah satu ASN di lingkungan pemprov Babel yang enggan disebutkan namanya, menyebutkan dirinya sudah mendengar selentingan kenaikan ini sebesar Rp 2,5 juta.

"Gaji kami Rp 2,2 juta, yang kami terima Rp 2,1 juta. Rp 100 ribu untuk BPJS ketenagakerjaan. Kalau BPJS kesehatan memang kami bayar sendiri. Saya senang ada wacana kenaikan ini dan sudah dengar kabar-kabarnya naik Rp 2,5 juta, tapi kan belum pasti. Ada kenaikan saja kami sudah senang," katanya. (BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)
 

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved