Berita Pangkalpinang

Sidang Kasus Mineral Tambang, Hakim Tanya Asal Usul Barang

Perusahaan itu (PT Indorec Sejahtera -- red) mendapat pasokan barang berupa tailing itu berasal dari mana

Sidang Kasus Mineral Tambang, Hakim Tanya Asal Usul Barang
Bangkapos/Ryan Agusta
Ho Aprianto alias Antoni selaku direktur PT Indorec Sejahtera berstatus sebagai terdakwa dalam perkara mineral tambang. Tampak Antoni menggunakan t-shirt biru muda hadir dalam persidangan perkaranya, Senin (4/3/2019) di gedung Pengadilan Negeri Pangkalpinang Kelas IB. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA -  Sidang pekara kasus mineral tambang dengan terdakwa Ho Aprianto alias Antoni, Senin (4/3/2019) kembali digelar di gedung Pengadilan Negeri Pangkalpinang Kelas IB.

Sidang kali ini majelis hakim diketuai oleh Corry Oktarina SH MH beserta dua orang anggotanya Iwan Gunawan SH MH & Hotma EP Sipahutar SH MH sempat gencar menanyakan seputar asal-usul barang mineral tambang berupa tailing yang disuplai ke pabrik milik PT Indorec Sejahtera berlokasi di
berlokasi di jalan SLA, Dusun III Batu Rusa Desa Batu Rusa, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka.

"Perusahaan itu (PT Indorec Sejahtera -- red)  mendapat pasokan barang berupa tailing itu berasal dari mana?," tanya seorang majelis hakim, Hotma EP Sipahutar di hadapan tiga orang saksi merupakan karyawan PT Indorec Sejahtera masing-masing bernama Mardani, Toto & Deki.

Mendengar pertanyaan hakim seorang dari tiga saksi tersebut mengaku jika sejumlah mineral tambang yang dipasok ke pabrik PT Indorec Sejahtera berasal dari masyarakat.

"Barang mineral tambang itu rata-rata pasokan dari masyarakat," kata saksi bernama Deki saat itu.

Begitu pula seorang hakim lainnya, Iwan Gunawan sempat pula menanyakan hal serupa bahkan hakim ini pun menanyakan soal apakah pihak perusahaan itu (PT Indorec Sejahtera) menjual barang mineral yang sudah diolah itu keluar.

"Pernah gak ada penjualan keluar dari pabrik?," tanya hakim.

Lalu dengan spontan tiga orang saksi itu pun langsung menjawab jika sepengetahuannya pihak perusahaan tidak pernah melakukan penjualan keluar pabrik.

"Tidak pernah jual keluar," jawab tiga orang saksi bersamaan.

Selain itu Deki pun saat di persidangan dirinya menyebutkan jika harga mineral tambang yakni tailing dijual berkisar di antara harga Rp 1000 lebih perkilo saat dirinya soal harga tailing.

Halaman
123
Penulis: ryan augusta
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved