BangkaPosiana

Ulang Tahun ke-43, Molen 'Didemo' Pedagang ATM Tengah Malam hingga Dikerjai Saat Pimpin Apel

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) yang sedang istirahat sempat emosi saat menghadapi para pedagang

Ulang Tahun ke-43, Molen 'Didemo' Pedagang ATM Tengah Malam hingga Dikerjai Saat Pimpin Apel
(BANGKA POS / istimewa)
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) saat "didemo" para pedagang Alun-alun Taman Merdeka (ATM) di depan rumah dinas wali kota, Senin (4/3/2019) malam tadi. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Senin (4/3/2019) tengah malam tadi, rumah dinas Wali Kota Pangkalpinang tetiba didatangi oleh puluhan pedagang Alun-alun Taman Merdeka. Mereka berdemonstrasi dan menuntut agar tidak digusur.

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) yang sedang istirahat sempat emosi saat menghadapi para pedagang ini. Ia didampingi sejumlah petugas Polisi Pamong Praja menghadapi para pedagang.

"Jam 12 malam, lagi enak-enak tidur, digedor orang, rumah. Ada demo, ramai, ada sekitar 50 orang, naik emosi saya, demo minta jangan digusur, tapi jam 12 malam," kata Molen.

Sekitar setengah jam menghadapi para pedagang, belakangan ia sadar bahwa sedang dikerjai karena pada saat itu ia tengah berulang tahun yang ke-43.

"Pol PP cak-cak dak tau bai, capek saya mengurusnya. Sekitar setengah jam sudah hampir mau berkelahi, ujung-ujungnya keluar kue ulang tahun," kata Molen.

Kejutan dari para pedagang ini diceritakan kembali oleh Molen saat memberikan sambutan pada acara penyerahan Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada 300 ibu-ibu kepala keluarga di ruang OR, Kantor Wali Kota, Senin (4/3/2019) pagi harinya.

Saat itu, dia meminta maaf sedikit. "Saya ini agak nge-hang pagi ini gara-gara malam tadi.... jadi mohon maaf ini, agak anu, tidak bisa tidur lagi setelah itu," kata Molen. Para ibu-ibu terdengar tertawa mendengar ceritanya.

Kejutan untuk Molen bukan hanya berhenti di situ saja. Pada saat memimpin apel HUT ke-3 BPBD Pangkalpinang dan 100 hari kerja Molen-Sopian di lapangan Parit Lalang, orang nomor satu di Pangkalpinang itu kembali dikerjai.

Saat baru beberapa menit memimpin apel, tiba-tiba lagu "Selamat Ulang Tahun" dari Jamrud terdengar lewat speaker acara. Menyusul kemudian kue tart dibawa ke podium upacara.

Tampak istri Molen, Monica Haprinda, Wakil Wali Kota Pangkalpinang M. Sopian, Sekretaris Daerah Pangkalpinang Radmida Dawam dan sejumlah pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) dan OPD ikut merayakan kejutan tersebut. Molen juga sempat menyuapi mereka dengan kue tersebut, sebelum akhirnya kembali melanjutkan sambutan.

"Jadi hari ini, ini yang kedua kalinya saya dikerjai, malam tadi saya didemo jam 12 malam... mohon maaf ini risiko di ulang tahun yang ke-17 ini," kata Molen berseloroh melanjutkan sambutannya.

Maulan Aklil (Molen) lahir di Pangkalpinang, 4 Maret 1976. Ia mulai menjabat sebagai Wali Kota Pangkalpinang sejak 15 November 2018 silam.

Sebelumnya, Molen adalah ASN di Pemprov Sumsel dan pada 2015 pernah menjabat sebagai Pj. Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Sumsel.

"Saya berharap Pangkalpinang bisa menjadi suatu kebanggan nasional dan internasional. Saya berdoa, semoga saya semakin berguna untuk masyarakat, mengabdikan diri untuk masyarakat Pangkalpinang, diberikan kesehatan, kekuatan untuk melakukan itu semua. Itu saja, tidak muluk-muluk, bisa sehat kuat, agar semakin bermanfat," tutur Molen saat ditanyai wartawan mengenai harapannya di usia ke-43 ini.

(Bangkapos/Dedi Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved