Bawaslu Ingatkan Caleg yang Melakukan Money Politik Sanksinya Sangat Berat

Para caleg harus berhati-hati dalam melakukan aksi kampanye di masyarakat dengan tidak melakukan money politik.

Bawaslu Ingatkan Caleg yang Melakukan Money Politik Sanksinya Sangat Berat
Bangka Pos / Hendra
Edi Irawan, Ketua Bawaslu Babel 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Para caleg harus berhati-hati dalam melakukan aksi kampanye di masyarakat dengan tidak melakukan money politik.

Sebab bila sampai ketahuan atau dilaporkan, para caleg akan dikenakan dengan sanksi yang berat. Dibatalkan sebagai caleg, bila terpilih tak akan dibatalkan, dan hukuman penjara selama 2 tahun dengan denda 24 juta.

“Kita minta para caleg untuk tidak melakukan money politic. Karena sanksinya sangat berat bagi caleg itu sendiri,” tegas Edi Irawan, Ketua Bawaslu Provinsi Bangka Belitung, Selasa (5/3/2019).

Diakui Edi sulit untuk memberikan pendidikan politik bagi masyarakat. Money politic akan tetap dihapuskan dan tidak hanya menjadi tanggunjawab penyelenggara pemilu saja.

Tetapi tanggung jawab bersama, termasuk partai politik dan juga para caleg.

Terkait pemberian souvenir atau bahan kampanye kepada masyarakat dibenarkan oleh aturan yakni PKPU No. 23 tahun 2018.

Akan tetapi bahan kampanye yang akan diberikan oleh parpol atau caleg ke masyarakat sudah diatur. Baik jenis, maupun besarannya.

Edi menjelaskan bahan kampanye atau souvenir yang boleh diberikan ke masyarakat saat caleg berkampanye ada 12 item. Yakni selebaran (flyer), brosur (leaflet), pamflet, poster, stiker, pakaian, penutup kepala, alat minum/makan, kalender, kartu nama, pin dan atau alat tulis.

“12 item bahan kampanye itu kalau dikonversikan dengan uang tidak boleh lebih dari Rp 60.000. Yang tidak boleh paket sembako atau uang,” kata Edi Irawan.

(Bangka Pos / Hendra)

Penulis: Hendra
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved