Berita Sungailiat

Cabuli ABG, Hukuman Supiyanto Ditentukan Besok

Pelaku diduga melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan atau melakukan kekerasan disertai ancaman kekerasan.

Cabuli ABG, Hukuman Supiyanto Ditentukan Besok
tribunjogja
ilustrasi 

BANGKAPOS.COM -- Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat Bangka segera menjatuhkan vonis pada Supiyanto. Pria asal Belinyu itu sebelumnya telah dituntut jaksa.

Kepala Kantor Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Belinyu, Dede MY didampingi Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yudha Pratama kepada bangkapos.com, Selasa (5/3/2019) mengatakan agenda putusan majelis hakim sudah ditetapkan pada sidang pekan sebelumnya.

"Sehingga pada sidang 6 Maret 2019, tinggal pembacaan putusan saja untuk terdakwa Supiyanto," katanya.

Dede menyebutkan, dua tiga pekan sebelumnya, Terdakwa Supiyanto dituntut oleh JPU Cabjari Belinyu berupa ancaman hukuman 8 tahun dan 6 bulan penjara serta denda Rp 200 Juta, subsider tiga bulan kurungan. Alasannya, JPU yakin Supiyanto terbukti melanggar Pasal 82 Undang-Uprindang RI, Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Namun sepekan setelah jaksa membacakan surat tuntutan, saat sidang berikutnya, Terdakwa Supiyanto mengajukan pledoi atau nota pembelaan. Ia mengaku bersalah, namun ia juga meminta hakim meringankan hukuman tersebut saat putusan dibacakan nanti.

"Inti pembelaan Terdakwa Supiyanto minta hukuman diringankan," kata Yudha seraya memastikan, vonis hukuman pada Hariadi, rekan Supiyanto sudah inkrah yaitu pidana penjara 6 tahun dan denda 200 Juta subsider 3 bulan kurungan.

Dilansir sebelumnya disebutkan, korban dinodai oleh dua orang pria. Dua pelaku berhasil ditangkap, lalu dijebloskan ke dalam ruang tahanan, Kamis (25/10/2018). Laporan korban, sebut saja namanya Bunga (14), didampingi ibunya, mengaku diperlakukan tak senonoh.

Pelaku diduga melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan atau melakukan kekerasan disertai ancaman kekerasan. Pelaku memaksa, melakukan tipu muslihat, melakukan serangkaian kebohongan atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul.

Kejadian di lapangan sepakbola di sebuah desa di Kecamatan Belinyu, Sabtu 20 Oktober 2018 sekitar 22.30 WIB. Polisi kemudian melakukan penyelidikan.

Alhasil dua orang terlapor, masing-masing Supiyanto alias Yayan (19), buruh harian, Warga Jalan Simpang Tiga Kelurahan Bukitketok Belinyu Bangka dan Hariadi alias Putra (27), buruh harian, Warga Kampung Bantam Kelurahan Bukitketok Belinyu Bangka, ditangkap. Keduanya diadili dalam berkas dan majelis hakim yang berbeda.(Bangka Pos/Fery Laskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved