Enam Tahun Koran BN

Koran BN dan Pria Pengendara Vespa

Setelah mendapatkan koran BN yang diinginkan, ia selalu melihatnya sekilas dan kemudian menyelipkan di balik baju

Koran BN dan Pria Pengendara Vespa
BangkaPos
PDF Koran BN 

SEPERTI biasanya, halaman depan Kantor Bangka Pos Grup Selasa (5/2) malam tampak ramai. Sejumlah jurnalis tampak semangat bercerita terkait tema liputan yang dilakukan seharian.

Diskusi juga mengarah ke isu-isu terhangat seputar Pangkalpinang maupun Provinsi Bangka Belitung pada umumnya. Tak ketinggalan tema Pilpres menjadi menu diskusi yang tak bisa dielakkan.

Namun Selasa (5/2) malam kemarin, ada tema yang lebih menarik dari menu-menu biasanya. Lama kami berbicara tentang seorang pria yang hampir setiap hari datang ke Kantor Bangka Pos Grup. Mengendarai vespa tua, lelaki yang usianya kira-kira 56 tahun ini selalu memarkir kendaraannya di seberang kantor.

Ia kemudian berjalan dan menuju pos satpam sambil menyodorkan uang untuk membeli Babel News alias Koran BN, koran bungsu dari tiga bersaudara yang dimiliki Bangka Pos Grup.

Setelah mendapatkan koran BN yang diinginkan, ia selalu melihatnya sekilas dan kemudian menyelipkan di balik baju. Satu-dua komentar dilayangkan ke security terkait headline Koran BN sebelum ia ngeloyor pergi dengan vespanya berikut Koran BN di balik bajunya.

Pria yang konon adalah purnawirawan Polri dan sengaja tak disebutkan namanya ini adalah satu dari belasan ribu pembaca Koran BN yang menjadi penyemangat kawan-kawan redaksi Koran BN.

Pria tua pengendara vespa inilah yang harus diakui menjadi inspirasi bagi jajaran redaksi Koran BN untuk selalu menyajikan yang terbaik untuk pembaca setianya.

Apalagi, dengan penuh kesadaran, kami paham bagaimana sulitnya posisi koran cetak di era disruption industri media saat ini.

Edisi pertama Koran BN terbit pada 6 Maret 2013. Anak bungsu dari Bangka Pos Grup ini didedikasikan untuk mengakomodir pembaca di segmen menengah yang menyukai berita-berita seputar kriminalitas. Koran BN didedikasikan untuk menjadi pelengkap dan alternatif bagi pembaca kakak sulungnya, yaitu Bangka Pos.

Namun tanpa disangka, bekerja dalam senyap, tangan dingin awak redaksi Koran BN mampu menjadikan Koran BN justru menjadi "kompetitor" terkuat bagi Bangka Pos , koran terbesar di Bangka Belitung. Oplah Koran BN menempati posisi kedua terbesar setelah kakak tertuanya.

Bukannya lengah, menjadi koran cetak terbesar kedua di Bangka Belitung, kami menyadari justru harus banyak berbenah. Dan di momen ulang tahun keenam inilah, kami kembali tergugah untuk berbuat nyata.

Menjadi bagian dari KG Group yang mengedepankan integritas, kami kembali menguatkan komitmen untuk ikut membangun masyaratakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Tak ada gading yang tak retak, demikian pula dengan Koran BN yang tentu juga banyak ketidaksempurnaan, baik dari konten, tampilan atau sisi lainnya. Namun bekerja di sebuah industri perusahaan yang kuat dan atmosfer yang sehat membuat kami selalu lantang menatap masa depan.

Kekurangan dan kesadalahan adalah pelajaran sekaligus proses untuk menjadi besar. Dan itulah yang kami yakini sejauh ini untuk selalu berbuat lebih baik dan memberikan yang lebih baik, utamanya untuk masyarakat Bangka Belitung. Dirgahayu keenam Koran BN. (ibnu taufik jr/pemimpin redaksi)

Penulis: ibnu Taufik juwariyanto
Editor: ibnu Taufik juwariyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved