Rudianto Tjen Minta Illegal Fishing Terus Diberantas Demi Lindungi Nelayan Babel

Rudianto Tjen tidak ingin bila illegal fishing merusak roda ekonomi nelayan kedepan.

Rudianto Tjen Minta Illegal Fishing Terus Diberantas Demi Lindungi Nelayan Babel
Bangkapos.com
Rudianto Tjen bersama nelayan Desa Pulau Seliu, Membalong, Provinsi Bangka Belitung. 

BANGKAPOS.COM--Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Bangka Belitung (Babel) Rudianto Tjen, mengharapkan pemerintah tegas dalam melindungi nelayan Babel dari setiap aktivitas illegal fishing.

Hal tersebut, dikatakan Rudi bisa merugikan produktivitas nelayan. Rudi tidak ingin bila illegal fishing merusak roda ekonomi nelayan kedepan.

“Saya berharap kepada pemerintah, teman-teman nelayan kita di Bangka Belitung ini diperhatikan, termasuk hal-hal yang dapat mengganggu aktivitas pekerjaan mereka sebagai nelayan, seperti contoh tindakan illegal fishing,” kata Rudianto Tjen.

Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, bahwa illegal fishing yang kerap dilakukan ialah menangkap ikan dengan alat penangkap pukat hela (trawl) dan pukat tarik (seine nets).

Rudi menilai, jika alat tangkap ilegal tersebut digunakan maka dampak negatifnya akan sangat mengganggu penghasilan nelayan dan merusak keberlanjutan ekosistem sumber daya ikan ke depan.

“Selain mengganggu pekerjaan para nelayan, terutama nelayan kecil Bangka Belitung, alat tangkap terlarang itu nantinya akan merusak ekosistem laut kita, dan ini sangat membahayakan,” ungkap Rudi.

“Kasihan kan nelayan-nelayan kecil kita, akibat pelanggaran itu, nantinya produktivitas mereka dalam menghasilkan ikan akan menurun, dan tentunya akan mempengaruhi keberlangsungan hidup mereka sehari-hari,” sambung Anggota Komisi I DPR RI tersebut.

Maka dari itu, Rudi meminta kepada aparat, untuk tegas menindaklanjuti pihak-pihak yang masih menggunakan alat tangkap terlarang tersebut.

Rudi juga menyinggung bahwa pelarangan tersebut ada dasar hukumnya, yakni Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2015 tentang Larangan Penggunaan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela (Trawls) dan Pukat Tarik (Seine Nets).

“Saya minta aparat bisa tegas dalam menindaklanjuti orang-orang yang masih menggunakan alat tangkap terlarang itu,” kata Rudianto Tjen.

“Karena itu dalam peraturan menteri jelas dilarang. Jangan sampai nelayan kecil dirugikan oleh hal semacam itu,” tutupnya.

Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved