Berita Sungailiat

BECAK Babel Gandeng Komunitas Bersihkan Pantai Kuala Jembatan Emas dari Sampah

Kegiatan ini bertajuk Lomba Mutik kek Milah Sampah serta Lomba Pembuatan Ecobrick dengan tema Yoo, Kite kurangi Sampah Plastik.

BECAK Babel Gandeng Komunitas Bersihkan Pantai Kuala Jembatan Emas dari Sampah
(ist/becak babel)
Aksi bersih sampah yang diadakan oleh BECAK Babel, Kamis (7/3/2019) di Pantai Kuala Jembatan EMAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Komunitas Peduli Sampah dan Lingkungan Hidup Bangka Environment Creative Activist of "Kawa" (BECAK) Babel menggelar kegiatan Peduli Lingkungan dengan melakukan aksi bersih sampah, Kamis (7/3/2019) di Pantai Kuala Jembatan EMAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kegiatan ini bertajuk Lomba Mutik kek Milah Sampah serta Lomba Pembuatan Ecobrick dengan tema Yoo, Kite kurangi Sampah Plastik.

Sebanyak 180 volunteer/relawan yang merupakan peserta dari lintas komunitas Mahasiswa seperti UBB, STISIPOL, Polman Babel, pecinta alam, pemuda, karang taruna, pelajar sekolah ikut terlibat dalam aksi ini.

Ketua Umum BECAK Babel, Arinda Unigraha mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menjaga semangat dan konsistensi kolaborasi komunitas peduli lingkungan dan mengajak komunitas-komunitas baru untuk terus bergerak bersama-sama melakukan aksi nyata dalam perlindungan ekosistem pesisir Bangka Belitung.

"Kita sudah memulai sejak tahun 2015 hingga saat ini. Menurut hasil obeservasi lapangan kami, masih banyak kawasan pesisir di Bangka yang mengalami degradasi lingkungan karena adanya sebaran sampah, namun untuk saat ini kita fokuskan di Jembatan EMAS, karena volume sebaran sampahnya cukup banyak," ungkap Arinda kepada bangkapos.com, Jumat (8/3/2019).

Dia berharap kegiatan tersebut akan memicu tingkat partisipasi generasi milenial melalui komunitas muda untuk peduli sampah.

Menurut Orie Fichrando, peserta aksi bersih sampah yang juga merupakan Relasi KPU Kabupaten Bangka senang bisa terlibat bersama komunitas peduli lingkungan untuk sama-sama membersihkan pantai.

"Selama ini mungkin kami tidak sadar bahwa kami lah penghasil sampah itu, tapi setelah mendapat edukasi pada kegiatan ini, kami mulai sadar dan mulai tergerak ikut mengurangi volume sampah," ungkap Orie.

Dia berterima kasih juga kepada BECAK BABEL yang telah memberi kesempat untuk berkolaborasi bersama sehingga komunitas hijau mendapat pemahaman tentang PEMILU 2019.

Aksi yang dilakukan ini juga dihadiri perwakilan dari PT Refined Bangka Tin (RBT) sebagai mitra program peduli sampah.

Tidak hanya membersihkan sampah pantai, para volunteer juga langsung diedukasi untuk mengolah sampah pelastik yang dikumpulkan menjadi Ecobrick. Tercatat terkumpul 1,7 ton sampah anorganik yang berhasil dihimpun.

Kegiatan tersebut ditutup dengan pembagian hadiah lomba kepada komunitas-komunitas terbaik dalam pemilahan sampah dan pembuatan Ecobrick, serta pemberian penghargaaan kepada PT RBT sebagai Perusahaan Hijau Peduli Sampah dan KPU Kabupaten Bangka sebagai instansi yang ikut berpartisipasi dalam HPSN dengan memberikan edukasi KEPEMILUAN disela-sela aksi bersih kepada para relawan yang hadir melalui RELASI KPU Bangka segmen Komunitas.

(BANGKAPOS.COM/NURHAYATI)

Penulis: nurhayati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved