Wanita Ini Ajak Pacarnya Berhubungan Badan dengan Cara Aneh, Justru Hasilnya Jadi Mengerikan

Wanita itu dilaporkan sangat marah karena pacarnya tertarik pada seorang perempuan bernama Karina.

Menurut keterangan salah seorang tetangga, Artur menjadi cemburu dan memukul serta menembak lengan istrinya.

Sang istri yang menggunakan baju tidur berlumuran darah melarikan diri menuju rumah tetangganya, Gulsia Khilazheva.

Artur pun mengikuti kemana istrinya itu kabur dan malah menembak Gulsia yang berusaha menahannya.

Menurut keterangan polisi, Gulsia mati di tempat lantaran ditembak oleh Artur pada bagian dada.

Suami dari Gulsia, Zafir Khilazher ikut kena tembakan dan dinyatakan kritis di rumah sakit.

Tidak hanya itu, seorang supir taksi pun hampir ia tembak.

Seorang tetangga yang merupakan mantan polisi, Rafis Nurmukhametov yang berlari ke tempat kejadian untuk membantu malah kena tembak oleh Artur.

Pembantaian sadis itu dilihat oleh anak-anak Gulsia yang melihat ibunya mati tertembak dan ayahnya terluka parah.

Lyaisan kembali melarikan diri ke arah hutan namun sang suami tetap mengejarnya.

Di pagi harinya jenazah Lyaisan ditemukan oleh polisi di sebuah rumah tak jauh dari rumahnya akibat tertembak.

Menurut keterangan salah seorang sumber, Artur bunuh diri menembakkan peluru lewat mulutnya setelah membunuh sang istri.

Salah seorang tetangga mengatakan bahwa hubungan Ibragimov dan istrinya tak akur karena ia takut sang istri tak setia.

"Artur selalu cemburu," begitu kata seorang tetangganya.

Menurut keterangan seorang supir taksi yang hampir tertembak mengatakan bahwa Lyaisan terlihat berlari menjauh dengan darah yang keluar dari lengannya.

"Mengapa kamu membawanya pulang?" begitu kata Lyaisan yang ditirukan oleh supir taksi.

Sang supir taksi yang merasa tak tahu apa-apa mengaku segera menyalakan mobil sayangnya Artur datang dan menembak mobilnya.

Alhasil, supir taksi itu mengaku keluar dari mobil dan lari menjauh kemudian menelepon polisi.

Menurut keterangan polisi, mereka selanjutnya memeriksa tempat kejadian perkara tersebut dan juga memeriksa para saksi.

Anak-anak korban kengerian itu akhirnya telah dirawat oleh kerabat dan mendapatkan dukungan psikologis. (nakita)

Editor: Alza Munzi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved