Kriminalitas

5 Fakta Kasus Zul Zivilia, Diduga Ikut Kartel Narkoba Internasional hingga Ada Alasan Utang Budi

Dengan jumlah barang buktiu yang tidak sedikit itu, dipastikan Zul Zivilia terlibat jaringan pengedar

5 Fakta Kasus Zul Zivilia, Diduga Ikut Kartel Narkoba Internasional hingga Ada Alasan Utang Budi
kolase Tribun Bogor/Tribunnews.com
Vokalis band Zivilia Zulkifli atau lebih dikenal dengan Zul Zivilia tertangkap akibat kasus narkoba di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2019). 

BANGKAPOS.COM  - Zul Zivilia ditangkap atas kasus pengedaran narkoba. Pelantun lagu 'Aishiteru' itu ditangkap saat membungkus narkoba berjenis sabu seberat 9,5 kilogram dan 24.000 butir ekstasi.

Dengan jumlah barang buktiu yang tidak sedikit itu, dipastikan Zul Zivilia terlibat jaringan pengedar.

Berikut fakta mengejutkan kasus pengedaran narkoba Zul Zivilia yang Tribunnews.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Terlibat jaringan pengedaran narkoba internasional

Pihak kepolisian menduga vokalis grup band Zul Zivilia terlibat dalam jaringan peredaran narkoba internasional.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Suwondo mengatakan dugaan itu didapat setelah melalui proses pengembangan barang bukti yang didapat oleh pihaknya.

"Ini pengalaman yang kita tangkap kemasannya (barang bukti) dari sana (luar negeri). Dari jenis barang-barang ini kan diambil dari Sumatera jadi besar kemungkinan dari luar negeri," ucap Suwondo di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2019), dikutip Tribunnews.com dari Kompas.com.

Suwondo menambahkan, pihaknya masih mendalami asal suplai narkoba jenis sabu dan ekstasi milik Zul Zivilia.

Ia dan tim menelusurinya melalui bentuk narkoba yang memiliki ciri khas masing-masing.

"Dari signature barang bukti ini berasal dari mana butuh waktu. Karena sampai saat ini tidak ada fakta yang mendukung kami seperti sebelumnya. Sekarang ini kita mengandalkan signature barang buktinya," lanjutnya.

Halaman
1234
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved