BPJ Terbitkan Buku Strategi Pariwisata Berkelanjutan Babel

Bambang Patijaya sangat mendukung kebijakan dan prioritas pengembangan pariwisata yang dilakukan pemerintah.

BPJ Terbitkan Buku Strategi Pariwisata Berkelanjutan Babel
Istimewa
Cover buku Strategi Pariwisata Berkelanjutan Bangka Belitung. 

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Pemerintah Provinsi Bangka Belitung terus berusaha untuk mengembangkan potensi pariwisata sebagai sektor unggulan pasca timah.

Sebagai pelaku pariwisata di bidang perhotelan dan restoran, Bambang Patijaya sangat mendukung kebijakan dan prioritas pengembangan pariwisata yang dilakukan pemerintah.

Selain terlibat dalam pengembangan pariwisata di bidang perhotelan dan restoran, Bambang Patijaya yang biasa disapa BPJ juga konsen mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus Pantai Timur Sungailiat.

Tak berhenti di situ, BPJ pun sering memberikan seminar tentang pariwisata di berbagai kalangan serta sekarang berusaha menulis dan menerbitkan buku Strategi Pariwisata Berkelanjutan Bangka Belitung sebagai sumbangan gagasan intelektual berdasarkan kajian empiris keterlibatannya selama ini dalam bidang pariwisata.

Buku yang ditulis bersama putra Babel kelahiran Pangkalpinang, Dr Sofian Lusa, SE, M.Kom yang dipercaya memimpin STIKOM ITKP Jakarta tersebut merupakan sebuah kajian empiris menuju ekosistem parawisata Bangka Belitung terpadu.

"Buku Strategi Pariwisata Berkelanjutan, Sebuah Kajian Empiris Menuju Ekosistem Parawisata Bangka Belitung Terpadu merupakan sebuah bentuk pemikiran dan kepedulian sebagai putra Bangka Belitung untuk mengajak semua pemangku kepentingan pariwisata untuk berpikir dan bertindak,

bergerak maju bersama menjadikan pariwisata sebagai priotitas unggulan pasca timah. Otonomi daerah merupakan peluang pengembangan pariwisata,

otonomi daerah memberikan kewenangan kepada pemerintah maka pemerintah daerah harus memanfaatkan kewenangan dan membangun komitmen membangun pariwisata berkelanjutan.

Komitmen dan kewenangan membutuhkan sebuah manajemen perencanaan, mencermati pengaruh perkembangan lingkungan strategis sebagai landasan untuk membangun sektor pariwisata," jelas Bambang Patijaya.

Bambang Patijaya menambahkan kemajuan pariwisata tidak dapat lagi bergantung kepada keunggulan komparatif (lokasi, keindahan, dan sumber kekayaan alam) namun harus bergeser kepada penciptaan keunggulan kompetitif daerah yang difokuskan kepada kompetensi sumber daya manusia dan pemanfaatkan teknologi informasi.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved