Berita Sungailiat

Cabuli Bocah di Belinyu, Nasib Gondrong di Ujung Tanduk

Nasib Yasir Sudieyo alias Basir alias Gondrong, di 'ujung tanduk'. Pemerkosa bocah, siswi SD di Belinyu Bangka itu, mulai diadili

Cabuli Bocah di Belinyu, Nasib Gondrong di Ujung Tanduk
tribunjogja
ilustrasi 

BANGKAPOS.COM-- Nasib Yasir Sudieyo alias Basir alias Gondrong, di 'ujung tanduk'. Pemerkosa bocah, siswi SD di Belinyu Bangka itu, mulai diadili. Saat sidang di Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yudha Pratama menjerat terdakwa menggunakan dakwaan Undang-Undang RI tentang perlindungan anak.

Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Belinyu, Dede MY didampingi JPU Yudha Pratama dikonfirmasi Bangka Pos, Rabu (13/3/2019) menyatakan, agenda sidang yang kini bergulir berupa pemeriksaan saksi.

"Pada sidang tiga pekan silam, Terdakwa Yasir Sudieyo alias Basir alias Gondrong, kita dakwa menggunakan Pasal 82 Ayat (1) Undang-Undang (UU) RI, Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No. 23 Tahun 2003 tentang perlindungan anak," kata Dede.

Terdakwa juga didakwa menggunakan Pasal 81 Undang-Undang yang sama. Kedua pasal yang dimaksud ancamannya cukup berat, pidana penjara di atas lima tahun kurungan.

"Atau Pasal 81 Ayat (1) UU Nomir 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2003 tentang perlindungan anak," tambah Dede.

Setelah surat dakwaan dibacakan pekan lalu, JPU Cabjari Belinyu menghadirkan para saksi. Saksi yang dihadirkan antara lain, korban, sebut saja namanya Bunga, keluarga korban serta tetangganya.

"Minggu kemarin ada tiga saksi diperiksa, yaitu saksi korban, keluarga korban, tetangga korban," katanya.

Dede menyatakan, pelaku merupakan warga pendatang asal luar Pulau Bangka. Namun pelaku tinggal atau menetap di kawasan sebuah pantai di Belinyu Bangka.

"Korban dan pelaku ini tetangga. Inti keterangan korban di persidangan mengaku bahwa dia diiming-imingi oleh pelaku untuk makan bakso. Sedangkan saat itu ibu korban sedang melimbang (mencari sisa limbah tambang timah)," kata Dede, mengutip hasil persidangan tertutup di pengadilan setempat.

Saat itu pula pelaku meminjam sepeda motor tetangganya, mengajak korban ke pusat Kota Kecamatan Belinyu. Namun setelah berada di sebuah tempat, pelaku malah melampiaskan nafsu bejadnya pada korban dan meninggalkan bocah itu sendirian. Pelaku melarikan diri, kemudian ditangkap di Air gegas Bangka Selatan (Basel), beberapa pekan silam.

"Sidang perkara ini dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, PN Sungailiat, Ibu Fatimah," kata Dede.

(Bangkapos/Ferylaskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved