Advertorial

Tingkatkan Kepatuhan Badan Usaha, BPJS Kesehatan Gandeng Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung

BPJS Kesehatan melaksanakan Sosialisasi Pelayanan Kepesertaan dan Kepatuhan Badan Usaha dalam Program JKS-KIS Pangkalpinang

Tingkatkan Kepatuhan Badan Usaha, BPJS Kesehatan Gandeng Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung
Bangkapos.com/Agus Nuryadhyn
Kegiatan sosialisasi JKN-KIS bersama kepada Badan Usaha - (Dari kiri) Kabid Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Babel, Dede Ahadiyat, S.KM, Kabid Perluasan Peserta dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Babel Yulisdina Natalia, S.KM, M.M, Koordinator Bidang Datun Kejati Babel, Diana Wahyu Widiyanti S.H, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang, dr. Adian Fitria AAAK, Kasi Pertimbangan Hukum pada Bidang Datun Kejati Babel, Cipi Perdana S.H, dan Kabid Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Babel dr. Dwi Sulistyo Yudho foto bersama usai Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan bersama untuk badan usaha di PIA Hotel Pangkalpinang, Selasa (12/3). 

BANGKAPOS.COM - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Cabang Pangkalpinang melaksanakan Sosialisasi Pelayanan Kepesertaan dan Kepatuhan Badan Usaha dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) se-Kota Pangkalpinang.

Dalam sosialisasi tersebut dihadiri perwakilan dari 73 badan usaha yang berada di Kota Pangkalpinang.

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom PIA Hotel Pangkalpinang, Selasa (12/3) dibuka oleh Plh. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang, dr. Adian Fitria, AAAK.

Narasumber dari Kejaksaan Tinggi Kep. Bangka Belitung adalah Koordinator Bidang Datun Kejati Babel, Diana Wahyu Widiyanti, SH dan Kasi Pertimbangan Hukum pada Bidang Datun Kejati Babel, Cipi Perdana SH.

Sedangkan dari pihak BPJS Kesehatan antara lain Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan, Yulisdina Natalia S.KM, MM, Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer dr. Dwi Sulistyo Yudho dan Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta Dede Ahadiyat, S.KM.

Plh. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang, Adian Fitria menyampaikan bahwa sosialisasi dilakukan untuk memberikan penjelasan dan juga pengertian akan penting jaminan sosial dibidang kesehatan untuk badan usaha.

“Program JKN-KIS di­samping untuk memberikan perlindungan kesehatan secara komprehensif, tentunya program ini juga merupakan program wajib yang harus dipatuhi oleh seluruh penduduk dengan prinsip gotong royong,” ujar Adian.

Adian juga menyampaikan bahwa sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 disebutkan pemberi kerja wajib mendaftarkan dirinya dan pekerjanya sebagai peserta JKN-KIS kepada BPJS Kesehatan dengan membayar iuran.

“Diharapkan dengan ­adanya sosialisasi bersama Kejaksaan Tinggi Kep. Bangka Belitung, semua badan usaha menengah, kecil dan mikro di Bangka Belitung bisa melakukan pendaftaran kepesertaan program JKN-KIS,” ucapnya.

Badan Usaha juga dihimbau untuk menyampaikan jumlah data pekerja dan memberikan data gaji yang benar serta kepatuhan terhadap pembayaran iuran.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved