Arema dan Persib Bandung Dapat Sanksi Terbanyak

Bukan hanya tim Persib Bandung mendapat sanksi tetapi juga panitia pelaksana pertandingan Pangeran Biru.

Arema dan Persib Bandung Dapat Sanksi Terbanyak
(Dok. Persib.co.id)
Para pemain Persib dan Persebaya berduel di udara dalam laga penyisihan Grup A Piala Presiden 2019. 

BANGKAPOS.COM - Kiprah Persib Bandung di Piala Presiden 2019 ternyata bukan hanya diwargai kegagalan lolos ke babak 8 besar.

Perjalanan Persib Bandung di Piala Presiden 2019 makin minor lantaran Komdis PSSI mencatat Maung Bandung sebagai tim paling banyak mendapat sanksi selama fase grup.

Bukan hanya tim Persib Bandung mendapat sanksi tetapi juga panitia pelaksana pertandingan Pangeran Biru.

Berdasarkan hasil sidang Komdis PSSI pada Rabu (13/3/2019), Persib Bandung tak sendirian sebagai tim terbanyak mendapat hukuman melainkan bersama Arema FC.

Menurut hasil sidang yang dirilis pada Kamis (14/3/2019) sore di laman resmi PSSI.org, Arema FC dan Persib Bandung mendapatkan tiga sanksi.

Arema FC mendapat sanksi karena pelemparan botol dan penonton masuk lapangan pada saat laga Piala Presiden 2019 melawan Barito Putera, Senin (4/3/2019) dan saat melawan Persela Lamongan pada Sabtu (9/3/2019), juga menyalakan flare.

Ini membuat mereka mendapat denda Rp 75 juta.

Selain itu, panitia pelaksana pertandingan Arema FC pada laga melawan Persela Lamongan di Piala Presiden 2019 itu mendapat teguran keras karena gagal memberikan rasa aman dan nyaman kepada penonton.

Adapun Persib Bandung mendapatkan sanksi karena penonton melakukan pelemparan botol pada laga menghadapi Perseru Serui, Sabtu (2/3/2019), dan penyalaan flare saat menghadapi Persebaya Surabaya, Kamis (7/3/2019).

Dua laga tersebut terjadi pada Piala Presiden 2019.

Halaman
1234
Editor: suhendri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved