Berita Pangkalpinang

Gubernur Babel Bakal Jadikan Tiga Orang Penyandang Disabilitas Sebagai Sekretaris

Erzaldi akan memberdayakan para disabilitas, dengan memberikan peluang bekerja di lingkungan pemerintah Provinsi

Gubernur Babel Bakal Jadikan  Tiga Orang Penyandang Disabilitas Sebagai Sekretaris
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Gubernur Babel Erzaldi Rosman. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung akan memberikan kesempatan bagi siswa disabilitas yang bersekolah di YPAC dan SLB untuk magang menjadi sekretarisnya. 

Erzaldi akan memberdayakan para disabilitas, dengan memberikan peluang bekerja di lingkungan pemerintah Provinsi Bangka Belitung baik sebagai tenaga honorer maupun CPNS. 

Untuk CPNS, dikatakan Erzaldi pada waktu lalu saat penerimaan CPNS sudah dibuka formasi untuk disabilitas namun tidak ada yang melamar. 

"Untuk sementara saya akan menerima tiga, ini yang akan memacu dan memotivasi siswa YPAC dan SLB bahwa siswa yang didik bisa diberdayakan, makanya saya memberi peluang langsung menjadi sekretaris saya," katanya belum lama ini. 

Mantan Bupati Bangka Tengah itu menyebutkan, tiga orang yang akan menjadi sekretarisnya itu harus memiliki kemampuan dalam bidang komputer. 

"Harapan kita, ini ditiru OPD yang lain, kenapa tidak kalau mereka mampu, ngetik bagus, bikin surat bagus, kinerja bagus, kenapa enggak kita pakai," sebutnya. 

Kedepannya, pihaknya akan mempersiapkan formasi tenaga honorer untuk penyandang disabilitas.

Ia mewanti-wanti agar tidak ada OPD yang menolak jika ada anak disabilitas yang ingin magang. 

"Untuk honorer saya akan persiapkan lagi, bisa lebih dari tiga, yang penting perbandingan sesuai," tambahnya.

Dirinya juga berharap, kedepannya tidak hanya instansi pemerintahan saja, tetapi perusahaan swasta maupun BUMN bisa juga merekrut pegawai penyandang disabilitas baik untuk magang ataupun berkerja. 

"Dalam Perda nanti akan kita atur, agar penyandang disabilitas ini juga diperlakukan sama dan diberdayakan," tambahnya. 

Disinggunv soal fasilitas umum dan perkantoran di Babel yang belum ramah disabilitas, Erzaldi tak menampik hal itu.

Namun, dirinya memilih untuk memulai dulu. 

"Fasilitas kita pilih dulu, Jangan memaksakan dulu, tapi kalau saya, kita terapkan dulu, yang lain menyesuaikan," katanya. (BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved