Berita Pangkalpinang

Jelang Pemilu 2019 TV & Radio Jadi Lembaga Siaran Sehat untuk Rakyat

Sosialisasi tersebut bertujuan agar lembaga penyiaran senantiasa berpedoman pada kaidah dan batasan penayangan pemberitaan, penyiaran dan iklan

Jelang Pemilu 2019 TV & Radio Jadi Lembaga Siaran Sehat untuk Rakyat
(IST)
Komisioner KPID Kepulauan Bangka Belitung 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah provinsi Kepulauan Bangka Belitung (KPID Babel) melakukan sosialisasi terkait pemberitaan, penyiaran dan Iklan kampanye pemilihan umum tahun 2019.

Sosialisasi tersebut bertujuan agar lembaga penyiaran senantiasa berpedoman pada kaidah dan batasan penayangan pemberitaan, penyiaran dan iklan kampanye Pemilu tahun 2019.

Ketua KPID Babel, Rusdiar dalam rilis yang disampaikanya, Minggu (17/3/2019) mengatakan sosialisasi ini dilaksanakan berdasarkan surat edaran KPI Pusat Nomor : 1 tahun 2019 tentang pemberitaan, penyiaran dan iklan kampanye Pemilihan Umum Tahun 2019 kepada masing-masing lembaga penyiaran (tv & radio).

"Tujuannnya agar lembaga penyiaran senantiasa berpedoman pada kaidah dan batasan penayangan pemberitaan, penyiaran dan iklan kampanye Pemilu tahun 2019. Lembaga Penyiaran (tv/radio) diharapkan dapat turut serta menyemarakan dan mensukseskan Pemilu 2019 dengan menyajikan pemberitaan yang menyejukan serta Iklan Kampanye sesuai dengan aturan yang berlaku," harapnya.

Wakil ketua KPID Babel, M Adha Al Kodri dalam paparannya menyampaikan bahwa dalam mengawasi Pemilu 2019, dibentuk Gugus Tugas Pemilu yang terdiri dari Bawaslu, KPU, KPI, dan Dewan Pers. Gugus Tugas ini dibentuk dalam rangka pengawasan, pemantauan, pemberitaan, penyiaran, dan Iklan kampanye.

“Dalam pengawasan pemilu di media penyiaran dibentuklah gugus tugas bersama di pusat yang kemudian di turunkan ke setiap daerah-daerah agar dijalankan bersama. Gugus Tugas ini dibentuk untuk mengawasi berbagai aktivitas pemberitaan, penyiaran, dan iklan kampanye,” jelasnya.

Dari pengawasan ini ditambahkan Adha, jika ada pelanggaran atau aduan maka akan segera ditindaklanjuti tim Gugus Tugas tersebut.

“Jika ada pelanggaran atau aduan dari masyarakat, maka tim gugus tugas ini akan melakukan verifikasi untuk selanjutnya di klarifikasi dan koordinasi tim Gugus Tugas.

Sehingga ditegaskanya, perann Bawaslu dan KPU nantinya akan menindak parpol dan peserta pemilu. KPI, termasuk KPID Bangka Belitung akan menindak lembaga penyiaran (radio dan tv), sedangkan dewan pers akan menindak media cetak dan media online.

Namun demikian, M Adha Al Kodri berharap semua media penyiaran melakukan pemberitaan, penyiaran, dan iklan kampanye sesuai aturan, adil, berimbang, dan proposional sehingga menciptakan kondusifitas di masyarakat.

Halaman
12
Penulis: ryan augusta
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved