Berita Sungailiat

Forkoda Pembentukan Kabupaten Bangka Utara Datangi DPR RI, Ini Tujuan dan Harapannya

Hasil dari kegiatan tersebut disambut positif oleh ketua DPR RI dan akan di tindak lanjuti segera sebagaimana

Forkoda Pembentukan Kabupaten Bangka Utara Datangi DPR RI, Ini Tujuan dan Harapannya
Ist/ketua Forkoda
Forum Komunikasi Daerah (Forkoda) Pembentukan Kabupaten Bangka Utara, kembali melakukan komunikasi dengan pihak DPR RI terkait keinginan mereka membentuk Kabupaten Bangka Utara. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Forum Komunikasi Daerah (Forkoda) Pembentukan Kabupaten Bangka Utara, kembali melakukan komunikasi dengan pihak DPR RI terkait keinginan mereka membentuk Kabupaten Bangka Utara.

Ketua Forkoda Heru Kaylani mengatakan, kegiatan yang mereka lakukan berdasarkan undangan dari pihak DPRD RI dalam rangka dengar pendapat dan audiensi terkait pembentukan Kabupaten Bangka Utara.

"Kita beraudiensi dengan Komisi II DPRD RI, dan juga menemui Ketua DPR RI , yang jelas dari Bangka Utara selain dari  Forum Komunikasi Daerah Percepatan Pembentukan Bangka Utara,

ikut juga Wagub Babel Abdul Fatah dan beberpa anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Bangka,"jelas  Heru kepada wartawan, Senin (18/3/2019).

Ia menambahkan, dalam kegiatan itu juga hadir Prof Bustami Rahman dan Dosen UBB Ibrahim yang mempersentasikan kajian akademis pembentukan Bangka Utara.

"Hasil dari kegiatan tersebut disambut positif oleh ketua DPR RI dan akan di tindak lanjuti segera sebagaimana yang  melalu hak inisiatif DPR RI kita harapkan untuk usulan pembentukan Kabupaten Bangka Utara,"jelasnya

Ia menjelaskan, bahwa kemungkinan hasil audinsi mereka akan disampaikan setelah Pemilu selesai nanti.

"Sementara untuk dokumen yang kurang secata normatif, terkendala hak dasar, di atur dalam Undang undang nomer 23 dalam satu Kabupatuan harus ada lima kecamatan,

walau riil di kita baru dua Kecamatan walaupun sudah di sepakati akan menjadi lima kecamatan ,tinggal dibahas oleh eksekutif dan legislatif,"jelasnya

Ia menambahkan, untuk mengubah itu memerlukan waktu lima hingga tujuh tahun, maka dari itu pihaknya mengharapkan hak inisiatif dan terus meyakinkan bahwa wilayah Bangka Utara memiliki kawasan strategis sehingga perlu dilakukan pemekaran.

"Menunggu itu lama lima sampai tujuh baru bisa ,maka dari itu kita menggunakan hak inisiatif, kita tunjukkan, kawasan Bangka utara kawasan srategis berdasarkan kepentingan stategis nasional melihat geografisnya. Harapan kita sepenuhnya DPR RI  membantu dalam mewujudkan Kabupaten Bangka Utara,"harapnya.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved