Berita Pangkalpinang

Ini Kata Pelindo Soal Pengembangan Pelabuhan Pangkalbalam ke Air Anyir

Untuk jangka panjang memang perlu dipertimbangkan (dikembangkan). Saat ini pelabuhan ada

Ini Kata Pelindo Soal Pengembangan Pelabuhan Pangkalbalam ke Air Anyir
Bangkapos/irakurniati
Suasana pelabuhan Pangkalbalam 

BANGKAPOS.COM, BANGKA- General Manager Pelindo II Pangkalbalam Nugroho mengatakan, pihaknya mendukung rencana Air Anyir dijadikan alternatif pengembangan Pelabuhan Pangkalbalam.

Selain lahan, pihaknya memandang para pihak terkait juga perlu memastikan ada atau tidaknya muatan yang akan di-bongkarmuat di pelabuhan baru jika jadi dibangun.

Kata Nugroho rencana ini akan sangat ditentukan dalam hasil feasibility study (FS) nantinya.

"Letaknya tidak masalah, sepanjang FS-nya memenuhi beberapa syarat," kata Nugroho ditemui sesudah rapat koordinasi percepatan pengembangan Pelabuhan Pangkalbalam di ruang rapat Romodong, Kantor Gubernur Bangka Belitung, Senin (18/3/2019).

Dia mengatakan, saat ini pelabuhan Pangkalbalam masih beraktivitas seperti biasa. Peelabuhan memang terkendala keberadaan jembatan Emas, lebar dan kedalaman alur sehingga hanya kapal tertentu yang bisa merapat.

"Untuk jangka panjang memang perlu dipertimbangkan (dikembangkan). Saat ini pelabuhan ada kendala lebar alurnya, kedalamannya.

Tetapi yang penting juga (untuk pelabuhan baru), (muatan) kargonya ini ada tidak, itu perlu dipikirkan lagi. Jadi kalau nanti bikin pelabuhan yang besar, ternyata barang atau muatannya tidak ada, kan sayang juga,"katanya.

Di dalam rapat, perwajilan Pelindo memandang perlu ada kepastian apa muatan yang akan dibongkar-muat di pelabuhan nanti. Kawasan di sekitar pelabuhan baru nanti juga perlu benar-benar dimanfaatkan untuk industri.

Pasalnya pengembangan kawasan baru ini perlu biaya yang tidak sedikit sementara internal rate of return (IRR)-nya (indikator efisisensi investasi) hanya enam persen.

"Kalau secara global, investor butuh biaya paling tidak Rp 3 triliun. Dimasukkan ke bank saja dapat 10 persen, tidak perlu bingung-bingung bikin pelabuhan, gampangnya seperti itu.

Tetapi kalau ini harus ada multiplier effect, satu-satunya yang bisa mendongkrak IRR itu adalah industri," ucap Nugroho. (BANGKAPOS.COM / dedyqurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved