Penembakan di Selandia Baru

Sebut Bangga Jadi Muslim, Polisi Selandia Baru Menangis Pasca Penembakan di Masjid

Sebuah video menampilkan seorang polisi wanita tengah berpidato diunggah CNI News pada 16 Maret 2019.

Sebut Bangga Jadi Muslim, Polisi Selandia Baru Menangis Pasca Penembakan di Masjid
Youtube/CNI News
video polisi muslim terisak setelah tragedi di Selandia Baru. Sebut Bangga Jadi Muslim, Polisi Selandia Baru Menangis Pasca Penembakan di Masjid 

Sebut Bangga Jadi Muslim, Polisi Selandia Baru Menangis Pasca Penembakan di Masjid

BANGKAPOS.COM - Sebuah video menampilkan seorang polisi wanita tengah berpidato diunggah CNI News pada 16 Maret 2019.

Dalam video tersebut, polisi wanita bernama Naila Hassan itu menyatakan duka yang mendalam setelah peristiwa terorisme penembakan di Masjid Al Noor, Christchurch, Selandia Baru.

Saat berpidato, Naila Hassan sempat terisak dan menghentikan sejenak pidatonya.

Sambil berdiri tegap, Naila Hassan memberikan pernyataan sebagai bentuk kepedulian dan komitmennya sebagai polisi untuk memerangi terorisme.

"Assalammualaikum warahmatullah wabarakatu," ucapnya mengawali pidato.

Sebelum melanjutkan pidatonya, Naila Hassan terisak dan mengatur napasnya.

Tak lama, Naila Hassan kembali berbicara di hadapan publik di Vigil, Auckland.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya adalah seorang muslim dan ia bangga akan hal itu.

Selain itu, Naila Hassan juga amat mengerti betapa terpukulnya umat Muslim atas peristiwa penembakan di Masjid Al Noor.

"Saya bangga menjadi seorang Muslim dan saya bangga menjadi pemimpin di Kepolisian Selandia Baru," lanjutnya.

Halaman
1234
Editor: Evan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved