Kriminalitas

Ramyadjie Gunakan Hasil Membobol ATM untuk Belanja Bitcoin, OJK Kasih Warning

Tersangka kasus skimming, Ramyadjie Priambodo, menggunakan uang hasil kejahatannya untuk membeli bitcoin atau uang elektronik

Ramyadjie Gunakan Hasil Membobol ATM untuk Belanja Bitcoin, OJK Kasih Warning
ISTIMEWA/Instagram Ramyadjie
Ramyadjie Priambodo 

BANGKAPOS.COM--Tersangka kasus skimming, Ramyadjie Priambodo, menggunakan uang hasil kejahatannya untuk membeli bitcoin atau uang elektronik.

"Ya suka main transaksi Bitcoin," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Selasa (19/3/2019).

Argo tidak menjelaskan lebih jauh mengenai motif pria yang disebut kerabat jauh Prabowo tersebut membeli Bitcoin.

Argo hanya menyebut Ramyadjie kerap membelanjakan Bitcoin dari uang hasil kejahatannya.

"Metode jual beli pembayarannya dengan menggunakan virtual currency bitcoin," kata Argo Yuwono.

Selain membeli Bitcoin, Ramyadjie juga mengaku menggunakan uang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

"Pengakuanya untuk keperluan pribadi," kata Argo Yuwono.

Dikutip dari Kontan.co.id Country Head of Growth Luno Indonesia, Claristy menjelaskan bitcoin adalah aset atau komoditas yang sifatnya jangka panjang untuk dikoleksi investor.

Dia bilang alasan memilih bitcoin adalah harga yang fluktuatif dan saat ini dipandang sebagai aset alternatif untuk diversifikasi portofolio.

“Jadi selain investasi saham, reksadana atau emas, bitcoin salah satu yang dipilih investor. Harganya cenderung stabil, jadi masih banyak yang simpan (hold). Tapi ketika harga fluktuatif pasar akan ramai memilih bitcoin,” ujar Claristy, Jumat (15/3/2019).

OJK angkat bicara

Kasus pembobolan ATM milik PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan teknik skimming yang dilakukan oleh Ramyadjie Priambodo membuat pihak regulator angkat bicara.

Halaman
1234
Editor: khamelia
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved