Bagaimana Perkembangan Kasus Pelecehan Mako Simic, Ini Penjelasan Gusti Randa

Gusti Randa, pengacara penyerang Persija Jakarta, Marko Simic, belum bisa memastikan bahwa kasus dugaan pelecehan seksual kliennya berakhir damai.

Bagaimana Perkembangan Kasus Pelecehan Mako Simic, Ini Penjelasan Gusti Randa
HERKA YANIS PANGARIBOWO/BOLASPORT.COM
Ekspresi striker Persija Jakarta, Marko Simic, setelah tendangannya gagal menjebol gawang Song Lam Nghe An FC pada laga Piala AFC 2018 di Stadion Utama GBK, Senayan, Jakarta, (13/3/2018). 

BANGKAPOS.COM - Pengacara penyerang Persija Jakarta, Marko Simic, yakni Gusti Randa belum bisa memastikan bahwa kasus dugaan pelecehan seksual kliennya itu sudah berakhir damai.

Sebelumnya, CEO Persija Jakarta, Ferry Paulus, menyebut bahwa kasus Marko Simic berkembang ke arah yang positif dan tak akan berlanjut sampai ke persidangan pada 9 April 2019.

Diklaim Ferry Paulus, pihak Garuda Indonesia selaku maskapai perjalanan ini menginisiasi perdamaian antara korban dan terduga pelaku pelecehan seksual yakni Marko Simic.

Gusti Randa cuma bisa berharap bahwa kabar itu benar adanya.

Namun, Gusti Randa juga tak mempermasalahkan andai Marko Simic tetap harus ditahan dan menjalani sidang keduanya pada 9 April mendatang.

"Saya akan kroscek dulu itu, saya belum mengiyakan. Mudah-mudahan nggak ada sidang, tetapi kalau ada sidang siap saja," kata Gusti Randa kepada wartawan.

"Jadi, Simic itu, saya sudah mendapatkan kronologis utuh dari Garuda. Jadi, Garuda memaparkan kronologis sebelum kejadian, saat, dan sampai kejadian."

"Isinya apa? Garuda memohon tak disebarluaskan, surat tersebut akan saya translate ke Inggris lalu penerjemah tersumpah," ujar Gusti Randa melanjutkan.

Tak lupa, pria yang baru ditunjuk Joko Driyono untuk menjadi PLT Ketum PSSI itu mengabarkan kondisi terkini Marko Simic di Australia.

Pemain asal Kroasia itu disebut Gusti Randa mengalami kebosanan setelah ditahan selama lebih dari sebulan di Negeri Kangguru itu.

Marko Simic sudah berada di Australia sejak tiba di sana pada 10 Februari dalam rangka Kualifikasi Liga Champions Asia (LCA) antara Persija dan Newcastle Jets.

"Meski tidak ditahan, Simic merasa bosan. Tentu ada biaya hidup yang ditanggung, kan tinggi juga di sana (Australia)," tuturnya.

Editor: El Tjandring
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved