BangkaPosiana

Hanya Tersisa 10 Ekor, Vaquita Lumba-lumba Terkecil Dunia Terancam Punah

Vaquita atau lumba-lumba kecil yang hanya hidup di perairan Meksiko adalah mamalia laut paling langka di dunia.

Hanya Tersisa 10 Ekor, Vaquita Lumba-lumba Terkecil Dunia Terancam Punah
kompas.com
Vaquita, lumba-lumba terkecil di dunia berjuang melawan kepunahan. 

BANGKAPOS.COM - Vaquita atau lumba-lumba kecil yang hanya hidup di perairan Meksiko adalah mamalia laut paling langka di dunia. Kabar buruknya, spesies itu kini di ambang kepunahan dan hanya menyisakan 10 ekor di dunia.

Lumba-lumba vaquita yang berukuran kecil adalah salah satu spesies yang sulit dipahami. Mereka baru diketahui keberadaannya pada 1958 saat ditemukan di Teluk California.

Laporan populasi cetacea terkecil di dunia pada 2017 ada sekitar 30 ekor, tapi sekarang hanya tersisa 10 ekor.

Para ahli yang melaporkan kabar itu di Komite Internasional untuk Pemulihan Vaquita (CIRVA), tak hanya memberi kita kabar buruk.

Mereka juga menyerukan Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador untuk mengambil langkah nyata dalam melindungi spesies tersebut.

"Mengingat gentingnya situasi saat ini, kami meminta Anda (Presiden Meksiko) untuk mengambil tindakan penyelamatan spesies vaquita dari kepunahan sesegera mungkin," tulis mereka seperti dilansir IFL Science, Senin (18/3/2019).

"Vaquita berada di ujung kepunahan. Jika tindakan tak segera diambil, spesies itu akan lenyap hanya dalam beberapa bulan atau tahun selama masa pemerintahan Anda," tegas penulis.

Spesies ini terus berkurang dan hanya menyisakan 10 ekor tak lain karena mereka harus berbagi habitat dengan ikan totoaba, penangkapan ilegal dan jual beli ilegal.

Untuk diketahui, insang dan kantong renang vaquita dihargai 46.000 dollar AS per kilogram atau lebih dari Rp 653 juta di pasar gelap. Organ-organ itu dikeringkan kemudian diselundupkan ke China untuk pengobatan tradisional.

Sejauh ini pemerintahan Meksiko telah mengambil beberapa tindakan untuk mengurangi penurunan spesies, seperti menciptakan Daerah Perlindungan Vaquita. Namun hal ini dirasa tidak cukup untuk menghentikan praktik penangkapan ikan.

"Kami menekankan, satu-satunya harapan yang tersisa untuk vaquita adalah melarang segala jenis penangkapan ikan terutama di habitat mereka," tulis para peneliti.

"Ini bukan hal mustahil, karena area yang dilindungi tidak besar," imbuhnya.

Dalam laporan itu, para ilmuwan juga memperingatkan bahwa penangkapan ikan ilegal tumbuh semakin ganas terhadap nelayan legal dan Angkatan Laut Meksiko.

Sedihnya, pada 12 Maret kemarin, kelompok konservasi Sea Shepherd menemukan seekor vaquita terjerat dalam jaring di Daerah Perlindungan Vaquita. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Vaquita, Lumba-lumba Terkecil Dunia di Ambang Kepunahan

Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved