Harga Sawit Anjlok, Jokowi Sarankan Petani Tanam Durian, Lebih Banyak Keuntungannya

Presiden Joko Widodo menyarankan petani sawit beralih ke komoditas lain yang bisa lebih menguntungkan seperti durian.

Harga Sawit Anjlok, Jokowi Sarankan Petani Tanam Durian, Lebih Banyak Keuntungannya
KOMPAS.com/IHSANUDDIN
Calon presiden petahana Joko Widodo menyempatkan menyantap durian di sela-sela kunjungan kerja dan kampanye di Kota Medan, Sabtu (16/3/2019) sore. Jokowi memilih kedai Si Bolang Durian yang berada di Jalan Iskandar Muda, Kota Medan. 

BANGKAPOS.COM - Presiden Joko Widodo menyarankan petani sawit beralih ke komoditas lain yang bisa lebih menguntungkan seperti durian.

"Apakah nggak ada komoditas lain? Yang masih memiliki pasar yang lebih baik. Sawit, maaf ya, sudah gede banget kita ini," kata Jokowi.

Hal itu disampaikan Jokowi saat membuka rapat koordinasi Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) di Istana Negara, Jakarta, Selasa (19/3/2019).

Dalam pertemuan itu, Jokowi berdialog dengan sejumlah pengurus HKTI. Salah seorang pengurus HKTI dari Kabupaten Landak, Kalimantan Selatan mengeluhkan sulit mendapat pinjaman dari Bank untuk menamam sawit.

Jokowi kemudian menanggapi bahwa produksi sawit di Indonesia sudah banyak, yaitu 46 juta ton.

Penjualan komoditas sawit dari Indonesia juga menghadapi tantangan berupa tarif di India dan tantangan isu lingkungan di Uni Eropa.

Jokowi pun mengajak para pengurus HKTI untuk mulai melihat komoditas lain, salah satunya durian. Menurut dia, lahan besar yang dimiliki oleh petani sawit dapat ditanami durian dalam jumlah besar. Menurut dia, durian akan lebih banyak membawa keuntungan dibanding menanam sawit.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini kemudian mencontohkan permintaan durian dari China yang tinggi. Malaysia sebagai pemasok utama durian ke China bahkan tidak bisa memenuhi permintaan dari negara tirai bambu.

" Durian bagus kita (Indonesia). Durian kuning ada, hitam ada, merah ada. Kita ada semua ini. Durian kok ya macam-macam. Kita ini punya macam-macam, tapi tidak terkelola dalam sebuah manajemen yang bagus," kata Jokowi. (*)


Editor: Herru W
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved