Advertorial

RSUD Dr (H.C) Ir Soekarno Kembangkan Pelayanan Kanker dan Tumor

Lima dokter spesialis RSUP dr Mohammad Hoesin Palembang melakukan kunjungan ke RSUD Dr (HC) Ir Soekarno

RSUD Dr (H.C) Ir Soekarno Kembangkan Pelayanan Kanker dan Tumor
Bangkapos.com/Agus Nuryadhyn
Lima dokter spesialis Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Mohammad Hoesin Palembang melakukan kunjungan ke RSUD Dr (HC) Ir Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (18/3). 

BANGKAPOS.COM - Lima dokter spesialis Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Mohammad Hoesin Palembang melakukan kunjungan ke RSUD Dr (HC) Ir Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (18/3).

Rombo­ngan yang dipimpin Kepala Bagian Diklit RSUP dr Mohammad Hoesin, dr Irawan SpOG, diterima Direktur RSUD Dr (HC) Ir Soekarno, dr Armayani S SpB, dan Kepala Bidang Pelayanan RSUD Dr (HC) Ir Soekarno, dr Irma Wirdhani di ruang pertemuan Malaria Center.

Selanjutnya, para dokter spesialis RSUP dr Mohammad Hoesin yakni dr Rizal Sanif SpOG K Onk, dr Wah­yudi Sp Radiotherapy, dr Dian Sp A Konsultan Onk, dan dr Nur Kadir Sp B K Onk mendapat pemaparan dari tim RSUD Dr (HC) Ir Soekarno.

Pimpinan rombongan, dr Irawan SpOG, mengatakan, kedatangan mereka dalam rangka menindaklanjuti perjanjian kerja sama bimbi­ngan dan pelayanan kerja sama di bidang onkologi.

Ia menjelaskan, onkologi adalah suatu penyakit yang berhubungan dengan tumor atau kanker dengan keganasan.

“Kehadiran tim Visitasi Onkologi Terpadu merupa­kan langkah awal agar bisa mengantisipasi dan bisa cepat terlaksananya pela­yanan di bidang onkologi di RSUD Dr (HC) Ir Soekarno Provinsi Kepulauan Babel,” kata Irawan.

Apalagi, lanjut dia, Provinsi Kepulauan Babel yang berpenduduk lebih dari satu juta jiwa, sudah selayaknya memiliki pela­yanan onko­logi, khususnya di RSUD Dr (HC) Ir Soekarno.

Selama ini, pasien di Babel yang menjalani pelayanan onkologi, dirujuk ke Jakarta dan Palembang.

“Kalau pasien yang akan menjalani pengobatan onkologi yang menggunakan BPJS, bila dilakukan di luar Babel akan mengeluarkan biaya cukup besar,” ujar Irawan.

Menurutnya, pengobatan pelayanan onkologi membutuhkan waktu pasca­­o­perasi antara dua hingga tiga minggu.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved