Berita Sungailiat

Lagi, Hutan Lindung Belinyu Dirambah Tambang Ilegal Pakai Alat Berat

Keberadaan tambang ilegal hutan lindung ini seolah 'kebal hukum'. Walau sejumlah pihak telah menggelar

Lagi, Hutan Lindung Belinyu Dirambah Tambang Ilegal Pakai Alat Berat
IST/A.Suherman
Tim Satpol PP Bangka, Kamis (21/3/2019) kembali menemukan aktifitas tambang ilegal menggunakan alat berat di kawasan hutan lindung. Kali ini, razia dilakukan di Pantai Lepar Simping Belinyu, Kamis (21/3/2019) 

BANGKAPOS. COM, BANGKA-- Ternyata tambang timah ilegal tak hanya merambah Hutan Lindung Pantai (HLP) Guntung Belinyu Bangka, namun juga hutan lindung di kawasan sekitarnya.

Kali ini, Kamis (21/3/2019), aktifitas tambang tanpa ijin tersebut dipergoki beroperasi di sekitar kawasan HLP Lepar Simping Belinyu.

Keberadaan tambang ilegal hutan lindung ini seolah 'kebal hukum'. Walau sejumlah pihak telah menggelar aksi protes pengrusakan kawasan sepadan pantai, namun penambang seolah acuh.

Diduga, bos tambang mengandeng oknum aparat penegak hukum. Buktinya walau sudah berkali-kali diperingati oleh Satpol PP Bangka, aktifitas penambangan liar tetap mereka lakukan.

Operasi kali ini dilaksanakan oleh Tim Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bangka. Pol PP dari Sungailiat, Kamis (21/3/2019), dikerahkan ke Belinyu seiring adanya laporan pengrusakan kawasan hutan bibir pantai daerah setempat.

"Tambang di kawasan hutan lindung dan hutan produksi marak di Belinyu. Mereka seolah kebal hukum. Kalau tak ada oknum aparat yang bermain, mana mungkin penambang berarn.

Padahal soal tambang ilegal di Belinyu sudah pernah kami laporkan ke Polsek (Belinyu) dan Polres (Bangka)," kata Rasyidi, Tokoh Forum Nelayan Teluk Kelabat Bersatu. 

Keluhan warga kemudian ditindak-lanjuti oleh Satpol PP Bangka. Pengaduan warga bukan bualan semata.

Terbukti saat Pol PP tiba di lokasi HLP Lepar Simping, terlihat aktifitas alat berat jenis eksavator sedang menggaruk tanah untuk menambang.

"Tampak PC (eksavator)  sedang beroperasi tanpa rasa bersalah," kata Suherman merasa seolah penambang mengabaikan kedatangan Pol PP ketika itu.

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved