Advertorial

Tingkatkan Layanan Listrik Lewat Pungutan PPJ, Pemkab Bangka Jalin MoU dengan UP3 PT PLN

Pemkab Bangka melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PT PLN.

Tingkatkan Layanan Listrik Lewat Pungutan PPJ, Pemkab Bangka Jalin MoU dengan UP3 PT PLN
Bangka Pos
Pemerintah Kabupaten Bangka melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PT PLN Persero wilayah Bangka di Kantor Bupati Bangka, Kamis (21/3/2019). 

BANGKAPOS.COM - Pemerintah Kabupaten Bangka melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PT PLN Persero wilayah Bangka di Kantor Bupati Bangka, Kamis (21/3/2019).

Kesepakatan ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan listrik melalui pemungutan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) di wilayahnya.

Manajer UP3 PT PLN Persero Bangka, Eko Prihandana mengatakan tujuan MoU sebagai dasar PLN memungut pajak penerangan jalan yang ada di Kabupaten Bangka.

Diakuinya, setelah terpungut nanti, pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya ke pemerintah daerah.

“MoU Ini dasar kami untuk memungut pajak penerangan jalan (PPJ), kami memungut pajaknya dari pembelian token listrik sebesar 10 persen. Kalau pajak penerangan jalan, memang pajak yang dibebankan ke pelanggan yang memakai tenaga listrik, kami dari PLN fungsinya memungut dari token pelanggan,” ujar Eko.

Menurutnya, pajak yang terpungut tergantung pada penjualan KWH. Khusus di Kabupaten Bangka pajak yang didapatkan hampir Rp 2 miliar setiap bulannya.

Ia menambahkan hasil itu disampaikan kepada Pemkab Bangka.

“Pertumbuhan pelanggan listrik di Kabupaten Bangka paling tinggi dibandingkan kabupaten lain. Ada 200.000 pelanggan di Kabupaten Bangka yang dilayani dari dua kantor kami unit Sungailiat dan sebagian unit layanan Pangkalpi­nang,” pungkasnya.

Bupati Bangka, Mulkan mengapresiasi atas kontribusi yang disumbangkan PT PLN berbentuk pajak yang disetorkan ke BP2RD kurun tahun berjalan.

Menurutnya, hasil dari pajak yang dipungut dari kerjasama ini mencapai Rp 25 miliar hingga Rp 27 milar per tahun yang langsung dikembalikan ke masyarakat.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved