Berita Pangkalpinang

VIDEO : Jamaah Calon Haji Pangkalpinang Disuntik Meningitis

Para Jamaah Calon Haji (JCH) Kota Pangkalpinang mengikuti pemeriksaan kesehatan tahap lanjutan dan penyuntikan vaksin meningitis

BANGKAPOS.COM -- Para Jamaah Calon Haji (JCH) Kota Pangkalpinang mengikuti pemeriksaan kesehatan tahap lanjutan  dan penyuntikan vaksin meningitis digelar Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Kamis-Jumat (21-22/03/2019) di Puskesmas Girimaya Pangkalpinang. Pada hari pertama ini dijadwalkan 129 orang JCH  dan besok dijadwalkan 93 orang JCH. Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Pangkalpinang, Rosdiana mengatakan pemeriksaan kesehatan JCH ini dibagi dalam 3 tahap, yakni :

1. Pemeriksaan pertama pada masa tunggu.
2. Pemeriksaan lanjutan dan penyuntikan vaksin pada masa keberangkatan.
3. Pemeriksaan laik atau tidaknya terbang di embarkasi.

Dilanjutkannya untuk pemeriksaan kesehatan lanjutan hari ini, pihaknya melibatkan 3 orang dokter dan 3 orang perawat untuk menangani JCH, diantaranya, dr Eva Lestari, dr Tri Wahyuni dan dr Hisar, serta satu orang dokter yang merupakan petugas Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) tahun 2019, dr Leo.

“Untuk penyuntikan Vaksin meningitis ini para jamaah tidak dipungut biaya alias gratis, karena untuk biaya seluruhnya sudah ditanggung oleh Pemerintah, kecuali apabila JCH tersebut menginginkan tindakan suntikan vaksinasi tambahan seperti vaksin influenza dan suntik vitamin, maka mereka hanya perlu membayar biaya vaksin saja, sedangkan untuk biaya penyuntikannya juga gratis,” tukasnya.

Diharapkan agar seluruh JCH dapat mengikuti proses pemeriksaan kesehatan lanjutan dan vaksinasi ini dengan baik, agar kesehatannya tetap terpantau dan terjaga, sehingga bisa melaksanakan ibadah dengan maksimal di tanah suci nanti.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Kemenag Kota Pangkalpinang dengan Dinas Kesehatan dengan memperhatikan hasil evaluasi pelaksanaan pemeriksaan kesehatan JCH tahun lalu.

"Di mana banyak ditemukan JCH dengan resiko tinggi sehingga perlu tindakan pemeriksaan kesehatan tahap lanjutan disertai dengan penyuntikan vaksin meningitis menigokokus, sehingga kesehatan JCH dapat terpelihara sejak dini dan jika ditemukan penyakit menular atau tidak menular, dapat diobati lebih awal," jelasnya.

(Bangka Pos/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved