KPU Pangkalpinang Libatkan 100 Warga untuk Penyortiran dan Pelipatan Surat Suara

setiap warga dibayar Rp 100,- per lembar surat suara, namun masih harus dipotong pajak. Jadi warga dibayar sekitar Rp 94,- per lembar

KPU Pangkalpinang Libatkan 100 Warga untuk Penyortiran dan Pelipatan Surat Suara
Bangkapos/Muhammad Rizki
Suasana penyortiran dan pelipatan surat suara di gudang logistik KPU kota Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Pangkalpinang hingga sore hari ini Sabtu (23/03/2019), masih terlihat sibuk mengawasi proses penyortiran dan pelipatan suara di gudang logistik kota Pangkalpinang.

Ketua KPU kota Pangkalpinang Penti mengatakan jika dalam pelipatan surat suara ini dibagi menjadi sembilan group, dan di setiap group terdapat sepuluh orang yang menyortir dan melipat surat suara.

Ia menambahkan dikarenakan KPU dikejar oleh waktu, maka proses penyortiran dan pelipatan surat suara ini juga dibagi menjadi dua shift.

Shift pagi mulai melakukan penyortiran dan pelipatan mulai pukul 09.00 WIB-16.00 WIB. Sedangkan shift malam dimulai dari pukul 18.30 WIB-22.00 WIB.

Proses penyortiran dan pelipatan surat suara ini melibatkan tak kurang dari 100 warga dan relawan demokrasi yang sebelumnya sudah dibentuk oleh KPU.

Untuk honor warga yang terlibat dalam penyortiran dan pelipatan surat suara ini, Penti menjelaskan bahwa setiap warga dibayar Rp 100,- per lembar surat suara, namun masih harus dipotong pajak.

Jadi warga dibayar sekitar Rp 94,- per lembar surat suara.

Penti menambahkan jika pihak KPU kota Pangkalpinang menargetkan, semua proses penyortiran dan pelipatan surat suara ini selesai dalam waktu satu minggu yang dimulai dari hari ini.

"Karena estimasi dalam hitungan kita, ini kan ada sembilan group, rata-rata satu group itu bisa sekitar tujuh dus, dalam satu dus itu ada seribu, berarti satu kelompok itu dalam satu shift bisa melipat sekitar 7 ribu surat suara."

Penti mengatakan walaupun publik sempat ragu dikarenakan surat suara yang terlambat tiba, pihak KPU Pangkalpinang tetap optimis jika bisa menyelesaikan peyortiran dan pelipatan ini tepat waktu.

Dan ia menambahkan jika situasi dan kondisi memaksa untuk menambah tenaga penyortiran dan pelipatan, pihak KPU tidak akan ragu untuk menambah tenaga penyortiran dan pelipatan surat suara. (Bangkapos/Muhammad Rizki)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved