Waspada! Rambut Rontok, Bisa Jadi Tanda 3 Penyakit Mematikan Ini

Rambut rontok yang dikenal juga sebagai alopecia umumnya disebabkan karena kekurangan vitamin seperti zat besi dan seng

Waspada! Rambut Rontok, Bisa Jadi Tanda 3 Penyakit Mematikan Ini
Shutterstock
Ilustrasi 

 BANGKAPOS.COM - Rambut rontok menjadi permasalahan rambut yang paling banyak dialami oleh setiap orang.

Rambut rontok yang dikenal juga sebagai alopecia umumnya disebabkan karena kekurangan vitamin seperti zat besi dan seng atau bahkan bisa juga akibat faktor genetik.

Menurut NHS, setengah dari pria mengalami semacam kebotakan pada usia 50 tahun di Inggris.

Kebotakan yang terjadi pada pria biasanya dimulai saat mereka berusia 20-an dan kebotakan itu biasanya mengikuti pola garis rambut.

Para ahli mengatakan Pangeran William dan Pangeran Harry kemungkinan besar mengalami hal ini.

Wanita juga dapat mengalami hal serupa dan banyak kasus terjadi pada wanita yang telah mengalami menopause.

Menurut American Academy of Dermatology, orang-orang biasanya mengalami kerontokan antara 50 hingga 100 helai rambut dalam sehari.

Jika kerontokan yang terjadi lebih jumlah itu, mungkin karena ada faktor lain seperti penurunan berat badan, barusaja melahirkan, menjalani operasi, pulih dari penyakit atau mengalami banyak stres.

Kerontokan rambut yang disebabkan oleh hal di atas biasanya bersifat sementara dan akan tumbuh kembali.

Namun, terkadang kerontokan rambut dapat menjadi pertanda ada sesuatu yang lebih serius dalam tubuh, seperti kondisi kesehatan.

  1. Kelenjar tiroid yang kurang aktif (hipotiroidisme)
Halaman
12
Editor: Herru W
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved