Kasus Langka, Baru Dilahirkan Bayi Ini Sudah Mengandung Janin, Begini Penjelasannya

Monica Vega, seorang wanita Columbia belum lama ini melahirkan seorang bayi perempuan cantik. Anehnya, bayi Vega lahir dalam kondisi "mengandung"

Kasus Langka, Baru Dilahirkan Bayi Ini Sudah Mengandung Janin, Begini Penjelasannya
huffington post
Ilustrasi bayi 

BANGKAPOS.COM - Monica Vega, seorang wanita Columbia belum lama ini melahirkan seorang bayi perempuan cantik. Anehnya, bayi Vega lahir dalam kondisi "mengandung" kembarannya.

Bayi perempuan itu diberi nama Itzamara. Ia lahir bersama kembaran janinnya di pelabuhan Kolombia Barranquilla.

Kasus ini diyakini sebagai contoh langka " fetus in fetu" atau janin di dalam janin. Sebuah kondisi langka yang hanya tercatat kurang dari 100 kasus dalam literatur medis.

Dalam kasus luar biasa, dokter pernah mendiagnosis seorang pria berusia 47 tahun dengan fetus in fetu. Seorang remaja pria 17 tahun asal Grobogan, Jawa Tengah juga pernah dikabarkan mengalami kondisi ini 2017 lalu.

Melansir surat kabar lokal El Heraldo, dokter sebenarnya sudah mengetahui adanya kelainan sejak Itzamara masih di dalam kandungan. Padahal biasanya kondisi seperti ini baru bisa terlihat saat bayi sudah lahir.

Hasil USG pada usia kehamilan 35 minggu, janin di dalam kandungan Vega nampak seperti memiliki kista. Namun pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan itu adalah "janin".

"Ini salah satu kasus paling aneh dan paling menarik dalam perawatan ibu dan bayi," ujar Dr Miguel Antonio Parra Saavedra dari klinik La Merced di Barranquilla yang menangani kasus tersebut.

Melansir IFL Science, Kamis (21/3/2019), Itzamara lahir dengan operasi caesar pada usia kehamilan 37 minggu di tanggal 27 Februari 2019 dengan berat 3,2 kilogram.

Sehari setelah Itzamara lahir, dokter harus melakukan operasi lubang kecil di perutnya guna mengangkat "janin" yang baru terbentuk tapi terus tumbuh.

"Kami menceritakan apa yang terjadi pada sang ibu karena ini adalah peristiwa sangat langka. Seperti kebanyakan orang, dia (Vega) tidak tahu bahwa fenomena seperti ini dapat terjadi," imbuh rekan dokter Dr Parra Saavedra.

Halaman
12
Editor: Herru W
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved