Alasan Pemerintah Tetapkan Tarif Ojek Online, Dibagi Tiga Zona dan Penjelasan Soal Tarif Promo

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menetapkan batas atas dan batas bawah tarif ojek online (ojol) berdasarkan tiga zona yang bakal berlaku...

Alasan Pemerintah Tetapkan Tarif Ojek Online, Dibagi Tiga Zona dan Penjelasan Soal Tarif Promo
tribunjakarta.com
Ilustrasi Ojek Online 

Pemerintah akhirnya menetapkan batas atas dan batas bawah tarif ojek online secara nasional, dibagi tiga zona

BANGKAPOS.COM - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menetapkan batas atas dan batas bawah tarif ojek online (ojol) berdasarkan tiga zona yang bakal berlaku mulai 1 Mei 2019. 

Batas bawah tarif ojek online adalah Rp1.850 per km dan batas atas tarif ojek online adalah Rp2.600 per km.

"Biaya jasa minimal di rentang Rp8.000-Rp10 ribu, ini per 4 km. Kalau masyarakat naik ojek online di bawah 4 km ini biayanya sama," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setyadi di Jakarta, Senin.

Budi mengatakan pemeritah harus menetapkan batas tarif untuk melindungi konsumen dan memberikan kepastian kepada para pengemudi ojek online.

Adapun rentang tarif, menurut Budi, ditetapkan oleh masing-masing aplikator.

"Untuk zona II Rp2.000 per km nett. Ini ada biaya aplikator 20 persen dan aplikator akan memberikan subsidi," ujarnya..

Dalam regulasi tersebut, pemerintah juga mengatur asuransi jika terjadi kecelakaan.

Nantinya, BPJS Kesehatan, Ketenagakerjaan, hingga Jasa Raharja akan dilibatkan.

"Di dalam keputusan ini, akan kami lakukan evaluasi tiga bulanan," katanya.

Halaman
123
Editor: teddymalaka
Sumber: Info Komputer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved