Berita Bangka Selatan

Beroperasi di HP dan HL, Aktivitas Tambang Pasir Kuarsa Kubu dan Gunung Namak Dihentikan

Ada beberapa alasan aktivitas penambangan pasir kuarsa PT Global Balakosa Utama (GBU) di kawasan pantai Kubu dan PT Dua Karya Sukses tidak berjalan

Beroperasi di HP dan HL, Aktivitas Tambang Pasir Kuarsa Kubu dan Gunung Namak Dihentikan
Bangka Pos / Anthoni Ramli
Kepala DPKPLH Basel Gatot Wibowo 

BANGKAPOS.COM -- Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (DPKPLH), menyebut ada beberapa alasan aktivitas penambangan pasir kuarsa PT Global Balakosa Utama (GBU) di kawasan pantai Kubu dan PT Dua Karya Sukses (DKS) tidak berjalan.

Kendati menurut Gatot, PT GBU telah mengantongi izin lingkungan AMDAL dengan nomor 118 45/387/DPKPLH/2018 dan PT DKS telah mengantongi ijin lingkungan UKL-UPL nomor 660/219/UKL-UPL-DPKPLH-2018 tentang penambangan pasir Kuarsa.

Hal ini karenakan, kedua perusahan tambang pasir kuarsa tersebut belum mengantongi rekomendasi dari izin usaha pertambangan operasi produksi dari provinsi, rekomendasi pinjam pakai lahan, dan melakukan sosialisasi.

Sementara IUP PT GBU masuk kawasan Hutan Produksi (HP) dan jalan akses keluar masuk dermaga masuk kawasan Hutan Lindung (HL). Sedangkan PT DKS IUP nya berada di kawasan APL namun jalanya akses keluar masuk lokasi yang masuk kawasan HL.

"Belum ada pemberitahuan dari provinsi bahwa mereka memiliki usaha izin usaha pertambangan operasi produksi. Yang kedua walau pun itu sudah dapat, belum ada hal-hal yang menyatakan pinjam pakai dari kementrian. Jadi kalau poin ini belum dipenuhi dan ternyata berjalan, berarti ilegal," ujar Gatot kepada sejumlah awak media, Selasa (26/3/2019)

 (Bangka Pos/Antoni Ramli) 

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved