Berita Pangkalpinang

Markus Diminta Targetkan Penanganan Banjir Muntok Dalam Tiga Tahun

Ia mengaku yakin dan percaya Markus sudah punya persiapan rencana apa saja yang harus dilakukan untuk

Markus Diminta Targetkan Penanganan Banjir Muntok Dalam Tiga Tahun
BANGKA POS / DEDY Q
Pelantikan Markus sebagai Bupati Babar sisa masa jabatan 2016-2021 di Gedung Mahligai, Rumah Dinas Gubernur, Selasa (26/3/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Bupati Bangka Barat (Babar) Markus diminta untuk menargetkan persoalan banjir Muntok bisa ditangani dalam waktu tiga tahun.

Hal ini disampaikan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman saat menyampaikan sambutan pada acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Markus sebagai Bupati Babar sisa masa jabatan 2016-2021 di Gedung Mahligai, Rumah Dinas Gubernur, Selasa (26/3/2019).

Saat itu, Erzaldi meminta Babar berkolaborasi dan bekerja sama dengan provinsi untuk mengatasi banjir di Muntok.

Ia mengaku yakin dan percaya Markus sudah punya persiapan rencana apa saja yang harus dilakukan untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi di sana.

Erzaldi mengatakan, ia sudah banyak mendapat laporan mengenai banjir di Muntok--yang menurutnya adalah persoalan sederhana, yakni saluran air yang mampet.

Ia juga meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Babel Noviar Ishak untuk fokus dan menyiapkan apa yang diperlulak untuk menangani banjir di Muntok.

"Karena sudah terlalu lama tidak diurus, tidak ada saluran yang tidak mampet, semua mampet," ucap orang nomor satu di Babel itu.

Erzaldi menyebut, ia mendapat laporan bagaimana aliran air di dua jembatan di Muntok kerap mampet. Sisa beton bangunan jembatan lama misalnya dibiarkan begitu saja sehingga menghalangi aliran air.

"Coba bayangkan, satu di antara penyebab banjir itu adalah sisa pembangunan jembatan yang lama. Jembatan yang baru dibangun lebih tinggi untuk menghindari air yang tinggi, tetapi beton sisa jembatan lama dibiarkan.

Jangankan tiga atau empat sisa beton yang ada di aliran sungai, satu beton saja, kalau sudah terhalangi oleh sampah, mampet, air akan membeludak," beber Erzaldi.

"Jembatan seperti ini di Muntok ada dua ,nanti saya kirim fotonya. Pasar banjir, dindingnya ditinggikan, tidak bisa air ke mana-mana," kata Erzaldi lagi.

Menurut Erzaldi, permasalahan banjir yang kerap terjadi di Muntok bisa diselesaikan jika saluran air di hulu dan hilir, bersih. Saat ini, PUPR Babel disebut tengah menggali dan membendung bagian atas (hulu) Muntok.

"Nanti kita bekerja sama bagaimana mengatur aliran sungai yang melewati kota Muntok itu. Saya yakin dan percaya, Pak Markus dengan timnya bisa mengatur ini agar menjadi lebih baik. Dan ini ditargetkan, dalam tiga tahun bisa selesai. Saya yakin bisa selesai," ucap Erzaldi.

Penanganan banjir di Muntok ini dilakukan bersamaan dengan kolaborasi Pemprov Babel dengan Pemkot Pangkalpinang untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi di ibu kota.

"Insyaallah dalam tiga tahun ini selesai masalah banjir ini. Tinggal bagaimana menertibkan tambang-tambang liar yang sangat mengganggu dan menyebabkan sedimentasi ini," ucapnya. (BANGKAPOS.COM / dedyqurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved