Berita Sungailiat

VIDEO: Maryadi Lolos dari Serangan Buaya Sepanjang 2 Meter, Muncul Tiba-tiba dari Tambak Udang

Maryadi (43) tak menyangka, seekor buaya berukuran panjang sekitar dua meter berada di dekatnya.

BANGKAPOS.COM -- Maryadi (43) tak menyangka, seekor buaya berukuran panjang sekitar dua meter berada di dekatnya. Saat ia sedang menimba air di tambak millik Ruslan, tiba-tiba buaya  keluar dari dalam air begitu cepat, lalu menyambar tangan kanannya.

Beruntung cengkraman moncong buaya berhasil dilepaskan. Berikut pengakuan korban pada bangkapos.com, Kamis (28/3/2019).

"Awalnya saya (Rabu 27/3/2019 petang), bedayung pakai perahu. Sampai tambak ambil air asin pakai jeriken. Setelah dua jeriken terisi, saya berusaha mengisi lagi agar enam jeriken penuh. Namun ketika mau nimba air lagi pakai ember, saya langsung disambar buaya," kata Mariyadi ketika ditemui bangkapos.com, Kamis (28/3/2019) di kediamannya di Dusun I Desa Pagarawan Kecamatan Merawang Bangka.

Pria yang berprofesi sebagai penjual udang hidup untuk umpan pancing ini memiliki penakaran kecil di rumah. Agar udang umpan pancing tetap hidup dan segar sebelum dijual, maka sirkulasi di bak penampungan harus sering diganti. Sehingga Mariyadi terpaksa menimba air di lokasi tambak udang milik Ruslan, tak jauh dari rumahnya menggunakan perahu untuk mendapatkan air asin.

"Saya diambar setengah enam pas (petang). Padahal tak kelihatan ada buaya disitu. Saya turun sari perahu dan berdiri di darat tepi tambak. Tiba-tibai saya langsung disambar. Saya berusaha melepaskan cengkraman buaya di tangan sekitar tiga menit, hingga tubuh buaya sempat terangkat ke atas. Beruntung akhirnya cengkraman buaya bisa lepas," kata korban, mengaku menderita luka dan mendapat belasan jahitan di tangan kanan pasca kejadian.

Sementara itu buaya berhasil ditangkap oleh warga, Rabu (27/3/2019) malam. Buaya diikat tali dan dibawa ke rumah korban dan sempat jadi tontonan warga. Setelah semalaman pasca penangkapan, buaya dibawa ke tempat penakaran buaya milik PT Timah di Airdayung Merawang Bangka. Di lokasi penakaran ini, buaya pemangsa korban dilepaskan kembali dalam.kolam Ari berpagar besi.

(Bangka Pos/Ferylaskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved