Wisata Alam Legenda Perang Jawa yang Sayang untuk Dilewatkan di Kopi Bukit Menoreh

Kopi Bukit Menoreh, Wisata Alam Legenda Perang Jawa yang Sayang untuk Dilewatkan

Wisata Alam Legenda Perang Jawa yang Sayang untuk Dilewatkan di Kopi Bukit Menoreh
instagram/singoputu_
Kopi Menoreh Pak Rohmat. 

BANGKAPOS.COM - Wisata alam menjadi salah satu tujuan menarik untuk mengisi waktu liburan yang selama sepekan penuh berkutat dengan kesibukan kantor atau kerja lainnya.

Berwisata alam punya nilai tambah lebih jika dibandingkan dengan berwisata ke tempat hiburan lain.

Salah satu wisata yang dapat kamu kunjungi ketika tengah berada di Yogyakarta adalah Bukit Menoreh.


Bukit Menoreh merupakan bukit pembatas wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dahulunya Bukit Menoreh menjadi tempat bermarkasnya pasukan Pangeran Diponegoro saat terjadinya Perang Jawa.

Pangeran Diponegoro yang merasa hak-haknya dilanggar oleh Belanda kemudian mengobarkan perang dengan menyerang pos-pos pertahanan pasukan Belanda di Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Dan Bukit Menoreh menjadi salah satu markas pasukan Diponegoro selama terjadinya Perang Jawa.

Selepas Perang Jawa usai dan Diponegoro ditangkap lalu diasingkan, perbukitan Menoreh dijadikan lahan perkebunan kopi oleh Pemerintah Belanda.

 

Karena terletak di dataran tinggi, maka Bukit Menoreh cocok untuk ditanami kopi.

Kini jauh setelah Perang Jawa yang telah menjadi sejarah dan Indonesia yang telah merdeka dari jajahan Belanda, Bukit Menoreh masih menyisahkan cerita legenda perjuangan Pangeran Diponegoro.

Bukit Menoreh sendiri terletak di antara tiga wilayah yaitu Kulon Progo, Purworejo, dan Magelang.

Halaman
12
Editor: Iwan Satriawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved