Berita Pangkalpinang

Soal Kenaikan Tarif Ojek Online, Ini Tanggapan Pihak Gojek dan Driver Ojol

Karena pendapatan para mitra yang sejatinya bergantung pada kesediaan konsumen, dan juga para mitra

Soal Kenaikan Tarif Ojek Online, Ini Tanggapan Pihak Gojek dan Driver Ojol
tribunjakarta.com
Ilustrasi Ojek Online 

BANGKAPOS.COM/BANGKA - Perihal penetapan biaya jasa Ojek Online (Ojol), oleh Kementrian Perhubungan (Kemenhub), yang diberlakukan pada 1 Mei 2019.

Menanggapi hal tersebut Head of Regional Corporate Affairs Gojek, Tengku Arfinandi, pihaknya belum berkomentar lebih, karena masih mempelajari dampak terhadap konsumen.

"Kami perlu mempelajari terlebih dahulu dampaknya kepada permintaan konsumen,"ujar Tengku Arfinandi, kepada bangkapos.com, Jumat (29/3/2019).

Selain itu, Tengku Alfinandi, menjelaskan pihaknya sedang mengkaji, karena menyangkut banyak aspek yang ada didalamnya.

"Karena pendapatan para mitra yang sejatinya bergantung pada kesediaan konsumen, dan juga para mitra UMKM di dalam ekosistem GOJEK yang menggunakan layanan antar ojek online,"jelas Tengku Arfinandi.

Sementara itu, pihak Driver aojol mengaku di Kota Pangkalpinang belum ada penerapan mengenai hal tersebut.

Hal ini pun disampaikan oleh Charles Halawa, seorang driver ojek online (ojol), sekaligus Ketua Komunitas Ojol,  Pangkalpinang.

Ia menyebut, belum ada perihal naiknya tarif transportasi online untuk wilayah Pangkalpinang.

"Masih sama seperti sebelumnya, belum ada kenaikan tarif,"ujar Charles kepada Bangkapos.com, Kamis (28/3/2019).

Namun sayangnya, Charles belum mengetahui dengan pasti, soal kenaikan tarif ojol.

Halaman
12
Penulis: Maggang (mg)
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved