Gamer Bukan Teroris! Gerakan Save PUBG di Medsos Menanggapi Rencana Diharamkannya Game Tersebut

Gamer Bukan Teroris! Gerakan Save PUBG di Medsos Menanggapi Rencana Diharamkannya Game Tersebut

BANGKAPOS.COM -- Wacana pemerintah melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menerbitkan fatwa pada game Player Unknown’s Battlegrounds (PUBG) membuat para penggila game itu mmebuat hastag #savePUBG.

"Kami Gamer Bukan Teroris" kata Ari Gumay, pentolan group games Babel Rush.

Ari Gumay pun memposting video tentang PUBG agar semua pihak bisa mengetahui dan mengkaji bersama-sama.

"Buat yg belum tahu game PUBG, ini lah game yg skrg masih dikaji untuk di fatwa haram oleh MUI, #SavePUBG  #BabelRush," kata Ari Gumay.

Saat ini sedang dilakukan kajian fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap game Player Unknown’s Battlegrounds (PUBG).

MUI akan membuat keputusan paling lama satu bulan.

Menurut Wakil Sekjen MUI Amirsyah Tambunan, saat ini MUI masih meminta masukan berbagai pihak terkait game tersebut.

“Ya tidak terlalu lama. Ya paling lama satu bulan.

Bahkan lebih cepat lebih baik supaya orang tidak bingung, tidak ada keraguan justru harus ada kepastian,” ujar Amirsyah saat ditemui di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (25/3).

Menurutnya, fatwa MUI terkait game PUBG dibutuhkan untuk memberi pencerahan kepada generasi muda yang kecanduan game tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Teddy M (tea)
Editor: teddymalaka
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved